Rabu, 22 Jan 2020 14:00 WIB

7 Gejala Tipes yang Harus Diwaspadai

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
7 gejala tipes yang harus diwaspadai. Foto ilustrasi: Thinkstock
Jakarta - Gejala tipes seringkali sulit dibedakan dengan demam biasa bahkan Demam Berdarah Dengue (DBD). Cuaca yang tidak menentu dan tiba-tiba dapat membuat imunitas tubuh terganggu. Keadaan ini akan memudahkan berbagai virus atau bakteri masuk ke tubuh, termasuk tipes.

Gejala tipes disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini juga bisa terdapat pada makanan atau minuman yang terkontaminasi. Setelah itu, bakteri akan masuk ke saluran pencernaan dan bertambah banyak.

Detik-detik gejala bisa muncul setelah 10 hari sampai 2 minggu. Tentunya setelah bakteri penyebab tipes masuk ke dalam tubuh. Ada beberapa gejala tipes yang sering diabaikan, yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

1. Demam

Gejala tipes pada anak maupun orang dewasa, sama-sama mengalami fase demam. Saat demam, sebenarnya bisa jadi tanda gejala tipes ringan.

Tapi, jika suhu tubuh saat demam mencapai 39,4 atau 40 derajat celcius, sudah pasti kamu mengalami gejala tipes. Gejala ini biasanya diikuti sakit kepala, lemas, hingga menggigil.

2. Nafsu makan berkurang

Nafsu makan yang berkurang juga bisa jadi tanda dari gejala tipes. Hal ini akan membuat nafsu makan berkurang cukup buruk dari biasanya.

Makanan untuk gejala tipes bisa mengkonsumsi jus buah, perbanyak air putih, roti, serta buah-buahan seperti pisang dan jeruk.

3. Batuk kering

Di minggu awal, gejala tipes yang kadang muncul itu adalah batuk kering. Jangan disepelekan dan harus tetap jaga kondisi tubuh dengan mengkonsumsi air putih, untuk menghindari dehidrasi.

4. Diare

Gejala tipes juga kerap berdampak pada saluran pencernaan, bisa diare atau konstipasi (sembelit). Perut juga terasa kembung.

Jika merasakan gejala ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Sebab, saat gejala tipes kambuh terlalu sering bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius, misalnya pendarahan usus.

5. Mual muntah

Salah satu gejala tipes ringan dan umum terjadi jika saluran pencernaan terganggu, adalah mual muntah. Biasanya, orang yang mengalami gejala ini akan merasa lemas dan hanya ingin berbaring.

6. Lidah

Gejala tipes juga bisa dilihat dari warna lidah seseorang. Jika umumnya berwarna merah, tapi pada orang yang mengalami gejala tipes berbeda. Lidah bagian tengah biasanya berwarna putih, sedangkan pinggirannya merah. Selain itu, saat pasien menjulurkan lidah akan gemetar (tremor).

7. Ruam Merah

Tidak hanya pada pasien DBD, ruam merah juga bisa muncul menandakan gejala tipes. Tampak luarnya hampir serupa, tapi untuk memastikannya harus diperiksakan ke dokter terkait.

Pengobatan gejala tipes

Sebagai obat gejala tipes, terapi antibiotik adalah yang paling efektif. Antibiotik yang paling efektif adalah doksisiklin antibiotik. Doksisiklin ini terbukti bisa membantu mengatasi gejala tipes. Diusahakan obat ini diminum setelah berkonsultasi pada dokter dan saat gejala mulai muncul.

Dikutip dari Mayo Clinic, jika gejala kambuh lebih sering, periksakan diri ke dokter agar jenis antibiotik yang digunakan bisa diganti seperti ciprofloxacin (Cipro).

Sebagai pencegahan gejala tipes, tidak ada vaksin khususnya. Cukup dengan rutin menjaga kebersihan diri, rumah, dan lingkungan sekitar. Bersihkan lingkungan dari tikus dan tidak meninggalkan sampah yang bisa menarik hewan pengerat pembawa bakteri tipus masuk ke dalam area rumah.


Simak Video "Waspada! Jakarta Selatan Peringkat Pertama Kasus DBD se-DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)