Jumat, 24 Jan 2020 14:15 WIB

Ada Suspek Virus Corona di Indonesia, IDI Sampaikan Imbauan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M Faqih ((Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta -

Heboh kasus virus corona 2019-nCoV menyebar di Indonesia. Dikabarkan saat ini ada satu suspek pasien virus corona yang dirawat di RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso.

Menanggapi, Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, dr Daeng M Faqih, menyebut masyarakat tak perlu panik dalam menyikapi kasus virus corona. Meski ada suspek, sampai saat ini belum bisa dipastikan apakah pasien benar terinfeksi atau tidak.

"Karena ini belum ada, masyarakat jangan panik, tetap waspada. Pakai masker dan jangan kebiasaan kucek mata," ujar dr Daeng saat dijumpai di Kantor Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Karena sudah diketahui bisa menyebar antarmanusia, dr Daeng mengimbau agar selalu berhati-hati jika berada di daerah yang sedang terjangkit. Tidak mendekat ke orang yang memiliki gejala seperti batuk atau pilek.

"Jika ada kecurigaan ke sana, segera ke dokter. Meski belum ada obat, pengobatan lebih bersifat suportif agar badan tetap fit untuk melawan virus," ungkap dr Daeng.

Selain itu jika memang harus bepergian ke negara pandemi, hindari kontak dengan hewan dan unggas liar, patuhi petunjuk keamanan dan aturan kebersihan, dan selalu gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

Ada Suspek Virus Corona di Indonesia, IDI Sampaikan Imbauan


Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)