Minggu, 26 Jan 2020 09:00 WIB

Muhammadiyah Haramkan Vape, Memang Seperti Apa Bahaya Rokok Elektrik?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Muhammadiyah keluarkan fatwa haram vape. (Foto: iStock)
Jakarta -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram untuk e-cigarette (rokok elektrik) atau yang sering disebut vape. Disebutkan bahwa konsumsi rokok elektrik dapat merusak diri karena kandungannya yang berbahaya.

"E-cigarette mengandung zat adiktif dan unsur racun yang membahayakan, dampak buruknya dapat dirasakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, serta pembelanjaan e-cigarette merupakan perbuatan tabzir atau pemborosan," demikian keterangan Muhammadiyah.

Penggunaan vape sebelumnya diklaim bisa mengurangi paparan pada rokok konvensional dan kerap dijadikan media berhenti merokok. Beberapa percaya rokok elektrik tidak mengandung tar ataupun senyawa kimia lain sehingga kerap dianggap lebih 'aman'.

Para ahli kesehatan di seluruh dunia mayoritas sepakat bahwa vape atau rokok elektrik tidak lebih aman daripada konvensional. Salah satunya kerusakan di jaringan paru-paru.

"Jika masuk di pembuluh darah akan berhubungan dengan kardiovaskular. Ada karsinogen yang menginduksi kanker paru," turur dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), spesialis paru dari RS Umum Pusat Persahabatan.

Selain itu, kerusakan pun bisa terjadi pada pembuluh darah seperti perubahan struktur jantung yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Kerusakan pada pembuluh darah ini pun bisa terjadi meski hanya sekali mengonsumsi vape.

Paparan vape dalam jangka pendek juga dapat membuat sel otak menjadi tertekan dan penggunaan kronis menyebabkan sel-sel otak mati. Dalam penelitian oleh University of California, kadar nikotin yang tinggi dalam rokok elektrik mempengaruhi reseptor otak dan menutupi sel.

Para peneliti mencatat anak muda dan wanita hamil berisiko lebih tinggi untuk dampak negatif dari rokok elektrik. Untuk anak-anak dan remaja, tim mengatakan nikotin dengan mudah mempengaruhi fungsi mereka karena otak mereka masih dalam tahap perkembangan.

Muhammadiyah Haramkan Vape, Memang Seperti Apa Bahaya Rokok Elektrik?


Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)