Minggu, 26 Jan 2020 19:12 WIB

Diklaim Bisa Cegah Penularan, Pasien Virus Corona di Beijing Diberi Obat Anti-HIV

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Berbagai cara dilakukan untuk menangkal virus corona (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Beijing mengumumkan beberapa rumah sakit di kota tersebut memberikan obat anti HIV-AIDS bagi pasien yang terinfeksi dengan virus corona dengan harapan mampu menghentikan penyebaran virus tersebut.

"Desas-desus menyebut bahwa obat anti-HIV-AIDS telah digunakan dan terbukti efektif dalam mengobati virus corona," menurut pernyataan Komisi Kesehatan Kota Beijing, China, dikutip dari South China Morning Post.

Komisi Kesehatan Nasional China dilaporkan juga telah merekomendasikan nama-nama obat yang dikabarkan dapat mengobati virus corona seperti Lopinavir atau Ritonavir.

Tiga rumah sakit di Beijing yang ditunjuk untuk menangani kasus corona di antaranya Rumah Sakit Ditan Beijing, Rumah Sakit Youan Beijing, dan No 5 Medical Center of PLA General Hospital, dikatakan telah mulai menggunakan obat tersebut untuk pengobatan virus corona.

Antiretroviral, yang mengambat kemampuan virus HIV untuk berikatan dengan sel sehat, memang sering digukanan dalam mengobati kombinasi penyakit sehingga dianggap mampu menanggulangi penyebaran virus.

Namun, para peneliti medis dari China mengatakan sampai saat ini belum ada metode pengobatan yang terbukti bisa secara efektif menyembuhkan pasien dari virus corona.

"Tidak ada pengobatan antivirus untuk infeksi coronavirus yang terbukti efektif. Dalam penelitian, kombinasi lopinavir dan ritonavir di antara pasien SARS-CoV dikaitkan dengan manfaat klinis yang substansial," tulis peneliti dalam jurnal yang diterbitkan di The Lancet.

Diklaim Bisa Cegah Penularan, Pasien Virus Corona di Beijing Diberi Obat Anti-HIV


Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)