Selasa, 28 Jan 2020 09:36 WIB

Stres Bisa Bikin Penyakit Jantung Tambah Parah

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
stres Foto: shutterstock
Jakarta -

Stres dan tekanan hidup kerap datang di kehidupan sehari-hari. Hampir semua orang pernah mengalami kondisi ini. Padahal, stres memiliki dampak buruk bagi kesehatan, baik mental maupun fisik.

Salah satu dampak stres yang berbahaya yakni dapat membuat penyakit jantung tambah parah dan bisa memicu serangan jantung. Menurut salah satu penelitian dari Australia, stres bisa memperparah kondisi penyakit yang diidap, bahkan meningkatkan risiko kematian.

Pakar kesehatan jantung dari Auckland City Hospital dan University of Auckland, Dr. Ralph Stewart, melakukan penelitian kepada 950 partisipan asal Australia dan Selandia Baru. Ia menemukan fakta bahwa stres, depresi hingga rasa cemas berlebih bisa membuat pasien penyakit jantung meninggal lebih cepat.

Bagi mereka yang mengalami masalah stres tersebut, risiko kematian akibat serangan jantung 4 kali lebih besar. Tak hanya itu, penelitian juga menyebutkan mereka yang memiliki depresi berisiko 3 kali lebih besar meninggal dalam jangka waktu 12 tahun ke depan.

Sedangkan Dr Basuni Radi, SpJP(K), FIHA dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menjelaskan bahwa saat stres, tekanan darah meningkat, denyut nadi dan jantung juga akan meningkat. Hal itu akan meningkatkan risiko adanya robekan di pembuluh darah dan menyebabkan munculnya gumpalan serta penyempitan di pembuluh darah.

Stres juga dapat membuat seseorang lebih ingin merokok, minum alkohol dan bermalas-malasan. Hal ini juga menjadi faktor risiko penyakit jantung. Nah, itu dia dampak stres bagi penderita jantung yang harus diwaspadai.

Untuk mengurangi rasa stres, lakukanlah kegiatan-kegiatan positif dan aktif bergerak. Olahraga bisa jadi salah satu cara untuk mengurangi stres. Berikan tubuh asupan makanan yang sehat, sehingga akan berdampak baik pula bagi kesehatan.

Stres merupakan salah satu faktor risiko penyebab serangan jantung. Namun, kamu juga tak boleh melupakan faktor risiko yang lain seperti merokok dan kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi juga mampu membuat penyakit jantung tambah parah.

Jika kamu merasa 'saya sudah tahu bahaya kolesterol tinggi', maka segera turunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuhmu. Caranya dengan menghindari makanan berlemak, junk food, dan bantu dengan minum Nestle ACTICOR.

Nestle ACTICOR merupakan minuman mengandung susu dengan serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin. Kandungan ini teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Beta Glucan dan Inulin juga mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi LIPID dan asam empedu. Nestle ACTICOR juga terbuat dari bahan alami, rendah lemak dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana.

Tak hanya itu, Nestle ACTICOR juga bisa menjadi sumber vitamin B1 dan B2. Nestle ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa (lebih dari 18 tahun) yang peduli akan kesehatan tubuh.

Buat kamu yang suka minuman dingin, Nestle ACTICOR juga bisa dikonsumsi dikombinasikan dengan es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestle ACTICOR dianjurkan untuk diminum 2x sehari setelah makan.

Dengan Nestle ACTICOR, kamu bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Jika kolesterol jahat turun, maka akan mengurangi risiko terkena penyakit kolesterol yang jadi pemicu penyakit jantung selain stres. Mulai hari ini, yuk minum Nestle ACTICOR setiap hari.



Simak Video "Dengerin Musik Bertempo Lambat dan Nyanyi Bersama Bisa Minimalisasi Stres"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)