Selasa, 28 Jan 2020 12:30 WIB

Penularan Virus Corona Meluas, Ini Daftar 16 Negara yang Sudah Terjangkit

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sejumlah warga ramai-ramai menggunakan masker di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Hal itu dilakukan untuk antisipasi virus corona. Makin bertambah, virus corona kini menyebar ke 16 negara. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Perkembangan mengenai wabah virus corona 2019-nCoV sampai saat ini masih menjadi perhatian masyarakat dunia. Bahkan kabar terkini menyebutkan ada 16 negara yang melaporkan kasus coronavirus tersebut.

Negara yang baru-baru ini mengkonfirmasi kasus virus corona pertamanya adalah Jerman. Pada Senin (27/1/2020) waktu setempat, pemerintah Jerman melaporkan ada seorang pria yang tertular virus tersebut. Jerman menjadi negara ke-16 yang melaporkan kasus coronavirus.

Dikutip dari Deutsche Welle (DW), pasien pria yang tertular itu berasal dari kota Stamberg, yang berjarak 30 kilometer dari selatan Munich. Virus yang disebut berasal dari kota Wuhan itu sebelumnya telah menyebar ke sejumlah daerah di luar daratan China, seperti Hongkong dan Makau.


Selain itu ada juga dari negara di berbagai belahan dunia, seperti Amerika Serikat, Perancis, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand, Australia, Nepal, Vietnam, Malaysia, Kanada, Kamboja, dan Sri Lanka.

Pada Selasa ini, jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona kini mencapai 82 orang. Jumlah kasus atau pasien yang terinfeksi sudah menyentuh angka 2.900 orang di seluruh dunia. Untuk lebih jelasnya, berikut rincian jumlah kasus yang terjadi di setiap negara.

1. China daratan ada 2.839 kasus, yang terdiri dari 3 di Hong Kong dan 6 di Makau.
2. Australia : 5 kasus
3. Amerika Serikat : 5 kasus
4. Perancis : 3 kasus
5. Kanada : 1 kasus
6. Vietnam : 2 kasus
7. Jepang : 4 kasus
8. Korea Selatan : 4 kasus
9. Nepal : 1 kasus
10. Thailand : 8 kasus
11. Singapura 4 kasus
12. Taiwan : 5 kasus
13. Malaysia : 3 kasus
14. Kamboja : 1 kasus
15. Sri Lanka : 1 kasus
16. Jerman : 1 kasus



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)