Rabu, 29 Jan 2020 17:35 WIB

Banyak yang Meninggal, Bagaimana Pasien Virus Corona di China Bisa Sembuh?

Firdaus Anwar - detikHealth
Doctor Holding a Corona Blood sample in his hand Puluhan pasien virus corona di China dinyatakan sembuh (Foto: iStock)
Jakarta -

Kasus virus corona baru (2019-nCoV) dilaporkan terus meningkat dengan angka terakhir menyebut sudah ada sekitar 6.000 kasus dan 100 korban meninggal dunia. Terkait hal tersebut Sekretaris Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, dr Achmad Yurianto, mengimbau agar warga tak panik.

Menurut dr Yuri sebetulnya penyakit infeksi oleh virus corona ini bisa sembuh sendiri asal imunitas tubuh seseorang dalam kondisi bagus. Terbukti sudah ada lebih dari 50 pasien di China yang sembuh dan diperbolehkan pulang.

"Laporan yang kita terima di China sudah ada yang sembuh dengan baik. Ini sebetulnya gambaran keseluruhan dari penyakit virus," kata dr Yuri dalam program Blak-blakan detikcom.

"Virus itu hakikatnya self limited disease. Bisa sembuh sendiri manakala tubuh mampu membentuk antibodi untuk melawannya. Ini mempersyaratkan tubuh harus dalam kondisi fit, daya tahan tubuhnya bagus, kekebalan maksimal," lanjut dr Yuri.

Sebagian besar korban yang meninggal karena virus corona disebut berbagai laporan memang sudah memiliki penyakit penyerta lainnya. Pemerintah China menyebut 17 kematian pertama akibat virus terjadi pada pasien berusia 48-89 tahun.

dr Yuri menyarankan agar masyarakat menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga tubuh tetap bugar.

"Istirahat cukup, asupan gizi tepat tidak berlebih, kemudian aktivitas fisik teratur, ini adalah upaya-upaya untuk kita supaya tetap sehat," pungkasnya.

Selengkapnya tentang virus corona bisa disimak dalam program Blak-blakan berikut:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)