Kamis, 30 Jan 2020 10:00 WIB

Saran Dokter Agar Mata Tak Kering Saat Main Game

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi anak sekolah main ponsel Main video game bisa membuat mata kering. Foto ilustrasi: thinkstock
Jakarta -

Bermain video game saat ini sudah jadi hal yang lumrah terutama di antara generasi muda. Ada yang main game sebagai hiburan dan ada juga yang menjadikannya sebagai pekerjaan profesional seperti para streamer hingga atlet esport.

Melihat popularitas game, spesialis mata dr Nina Asrini Noor, SpM, dari Jakarta Eye Center (JEC) menjelaskan para pemain game atau gamer harus tahu risiko aktivitasnya pada mata. Biasanya masalah yang sering terjadi adalah mata kering.

dr Nina menjelaskan gamer rentan mengalami mata kering karena konsentrasi visual yang tinggi membuat seseorang jadi lebih jarang berkedip. Padahal berkedip adalah proses alami untuk melembabkan permukaan mata dan menjaga ketajaman penglihatan.


Tanda-tanda mata kering ini menurut dr Nina bisa muncul dengan gejala perasaan perih, gatal, mengganjal, hingga tiba-tiba hilang fokus.

"Bagaimana kita mengakali agar aktivitas kita di depan komputer atau gadget tidak menyebabkan gangguan air mata? Ya memang harus meningkatkan voluntary blingking. Artinya berkedip lebih aktif," kata dr Nina saat ditemui pada Rabu (29/1/2020).

Berapa kali seorang gamer sebaiknya berkedip? dr Nina menyebut tidak ada patokan pasti karena tiap orang berbeda. Istirahatkan mata di sela-sela bermain game jangan direkap nanti usai bermain.

"Kadang kala kita istirahat dari komputer istirahat lari ke handphone. Jangan begitu, sama saja. Dari visual activity yang satu pindah ke yang lain. Seperti itu enggak membantu banyak memperbaiki kondisi permukaan mata atau air matanya," kata dr Nina.



Simak Video "Mata Kering Harus Pakai Obat Tetes? Begini Penjelasan Dokter!"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)