Kamis, 30 Jan 2020 13:47 WIB

Kemenkes Sebut Ada 2 Opsi Evakuasi WNI di Wuhan, Ini Detailnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Dirjen Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI, Anung Sugihantono Direktur Jenderal P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Anung Sugihantono. Foto: Pradito Rida Pertana/detikHealth
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI melaporkan sekitar 243 orang WNI yang ada di Wuhan, dikabarkan dalam kondisi baik. Meski begitu, sampai saat ini belum ada evakuasi yang dilakukan pemerintah karena status kota tersebut masih dalam kondisi 'lockdown'.

Meski begitu, Direktorat Jenderal P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Anung Sugihantono menyampaikan, ada dua opsi yang direncanakan akan dilakukan untik evakuasi WNI di China.

"Waktu itu Menlu menyampaikan bahwa ada 2 skenario, skenario pertama mengeluarkan mereka keluar dari Hubei, kemudian menjemputnya di tempat yang ada di luar Hubei," jelasnya saat ditemui di Kementerian Kesehatan RI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020).

Opsi ini diambil setelah melewati masa karantina kota. Status karantina kota diputuskan berdasarkan eskalasi persebaran kasus virus corona baru 2019-nCoV di wilayah tersebut.

"Alternatif kedua apabila memang diizinkan pesawat kita langsung mendaratnya di Wuhan, kemudian dibawa keluar dari China secara langsung," katanya.

Namun, menurut dr Anung pelaksanaan evakuasi hingga saat ini belum dilakukan karena masih melihat kondisi dan perkembangan situasi di Wuhan.

"Pelaksanaannya masih menunggu perkembangan dengan situasi dan kondisi yang ada," tegasnya.



Simak Video "Dugaan Lain Munculnya Virus Corona, Kebocoran Laboratorium Wuhan?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)