Jumat, 31 Jan 2020 14:04 WIB

IDI Surati Cabang Buka Posko Siaga Virus Corona

Nurcholis Maarif - detikHealth
IDI Foto: Nurcholis Maarif/detikcom
Jakarta -

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akan menyurati seluruh cabang di Indonesia untuk membuat posko siaga virus corona. Pasalnya virus ini bisa menginfeksi ke warga lokal.

"Kalau semua cabang membentuk ada 434 titik, di kantor IDI setempat. Kita minta menjadi tempat koordinasi. Hari ini saya keluarkan suratnya," ucap Ketua Umum PB IDI dr Daeng M Faqih di Kantor PB IDI, Jakarta pada Jumat (31/1/2020).

"Karena itu dua hari yang lalu saya dapat kabar yang imported kasus (virus corona) itu sudah bisa menular ke lokal dan itu langkahnya harus kita tingkatkan kewaspadaan," imbuhnya.

Wuhan, kata dr Daeng, membuktikan virus ini sangat infeksius. Tak hanya menular dari binatang ke manusia, tetapi juga antarmanusia. Lalu kasus di Singapura dan Malaysia menunjukkan kini orang lokal yang terinfeksi virus ini.

"Kemenkes sudah mengeluarkan panduan, di IDI juga sudah mengeluarkan, kalau terjadi ada yang terinfeksi, menanganinya seperti apa. Jadi kalau ada kasus masyarakat lapor, sudah disiapkan," ujarnya.

dr Daeng menjelaskan, semua posko di cabang IDI ini akan jadi tempat koordinasi seluruh dokter setempat untuk menghimpun informasi tentang virus corona. Selain itu, koordinasi dengan stakeholder seperti Dinas Kesehatan, KKP, dan rumah sakit setempat.

"Di posko ini, kita juga ingin membantu masyarakat mengampanyekan hidup bersih dan sehat, dipraktekkan. Edukasi ini kita dibantu pihak ketiga juga seperti PT Reckitt Benckiser Indonesia, yang memberikan cara mencuci tangan yang benar," ujar dr Daeng.

Pada acara yang sama, PB IDI dan PT Reckitt Benckiser (RB) Indonesia selaku produsen Dettol bekerja sama untuk mengedukasi masyarakat di beberapa titik cara mencuci tangan yang benar. Kerja sama juga ini berupa penyediaan sabun dan masker.

(prf/up)