Jumat, 31 Jan 2020 22:48 WIB

WNI yang Dievakuasi dari Wuhan Akan Jalani Skrining di Pesawat

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Sejumlah warga ramai-ramai menggunakan masker di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Hal itu dilakukan untuk antisipasi virus corona. WNI yang dipulangkan dari Wuhan akan menjalani karantina (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah akan mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Wuhan, China. Rencananya WNI akan dikarantina setibanya di Indonesia.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworontu, mengatakan semua petugas yang ikut mengevakuasi akan dipersiapkan dengan baik.

"Semua yang naik pesawat, petugas yang naik itu pakai APD (alat pelindung diri)," kata Wiendra, pada Jumat (31/1/2020).

Tak hanya itu, WNI yang dievakuasi pun nantinya akan diskrining saat di dalam pesawat. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya penularan virus corona 2019-nCoV.

"Di situ petugas akan melihat ada yang demam atau panas dan segala macamnya, nanti itu yang langsung dirujuk. Tapi yang tidak panas, maka itu dianggap langsung dikarantina. Jadi yang panas langsung dirujuk ke rumah sakit," jelasnya.

Wiendra menjelaskan setibanya di Indonesia, WNI yang dievakuasi akan dikarantina selama 14 hari sebelum dipulangkan.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)