Senin, 03 Feb 2020 10:17 WIB

WNI dari Wuhan Disemprot Disinfektan Saat Turun Pesawat, Efektifkah?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
WNI yang dievakuasi dari Wuhan saat dipindahkan ke pesawat TNI AU (Foto: Dok. Kemlu) WNI yang baru dievakuasi dari Wuhan disemprot disinfektan. (Foto: Dok. Kemlu)
Jakarta -

Ramai diperbincangkan oleh warganet tentang cara penyemprotan desinfeksi ke warga negara Indonesia (WNI), yang baru dipulangkan dari China. Banyak sekali pertanyaan yang muncul, efektifkah disinfeksi dilakukan dengan semprotan?

Menanggapi hal ini, ahli penyakit tropis dan infeksi, dari RS Metropolitan Medical Center, Jakarta Selatan, Dr dr Erni Juwita Nelwan, SpPD-KPTI, mengatakan proses penyemprotan desinfeksi itu bertujuan untuk menghilangkan bakteri atau virus yang menempel di tubuh atau barang-barang yang dibawa oleh para WNI yang baru dipulangkan dari China.

Namun dr Erni meragukan apa penyemprotan seperti itu akan efektif untuk membunuh virus atau tidak.

"Saya sih takutnya nggak efektif ya dan nggak ada manfaat yang jelas, bajunya itu mungkin berlapis-lapis pakai jaket, dan ada pakaian di dalam, dan ada macam-macam lainnya, disemprotinnya cuma ada kaya yang di gambar itu, kalau seperti itu kan kelihatannya tidak bisa mencapai ke seluruh tempat yang diharapkan," ucap dr Erni kepada detikcom, Senin (3/2/2020).

WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan menjalani karantina di Natuna.WNI yang dievakuasi dari Wuhan akan menjalani karantina di Natuna. Foto: Kemlu RI

Menurutnya prosedur penyemprotan seperti itu tidak akan bisa membunuh virus secara keseluruhan. Sebab desinfeksi akan lebih efektif bila dilakukan di dalam ruangan.

"Kalau untuk sisi tujuannya untuk melakukan desinfeksi saya rasa ada tempatnya ya, hanya saja kurang tepat cara pelaksanaannya, sebaiknya disediakan ruangan ya sehingga proses pengerjaannya itu bisa lebih sesuai tidak saat turun pesawat lalu disemprotkan begitu," jelasnya.

Soal bahan yang digunakan untuk disinfeksi, dr Erni meyakini aman untuk manusia. Hal ini juga ditegaskan oleh Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto.

"Fungsinya mematikan bakteri dan virus yang menempel. Itu memang dibuat untuk manusia, untuk disemprotkan ke orang," kata dr Yuri.

Petugas menggunakan alat pelindung diri untuk mencegah risiko penularan.Petugas menggunakan alat pelindung diri untuk mencegah risiko penularan. Foto: dok Kemlu RI


Simak Video "Ramai WNI dari Wuhan Disemprot Cairan, Kemenkes: Itu Disinfektan!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)