Senin, 03 Feb 2020 12:43 WIB

Menkominfo Ingatkan Sanksi Jika Sebarkan Hoax Virus Corona Berulang-ulang

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Hoax mayat bergelimpangan di China disebut karena virus corona. Hoax seputar virus corona bertebaran, berpotensi menyesatkan informasi (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan sebanyak 54 kasus hoax di tengah maraknya informasi terkait wabah virus corona di Wuhan, China. Salah satu hoax yang terbaru adalah penggunaan air wudhu bisa mengatasi novel coronavirus.

Menanggapi hal ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menjelaskan, pihaknya tidak akan sampai men-takedown hoax tersebut.

"Ini kan kita sebarkan dulu, dipersuasi, jangan, stop, ini nambah terus soalnya, Dikasih stempel hoax atau disinformasi," jelasnya saat ditemui di Konferensi Pers Hoax Virus Corona, Senin (3/2/2020).

Menurutnya, penyebar hoax bisa ditindak secara hukum jika dia melakukan penyebaran berita hoax secara terus menerus.

"Kalau berulang-ulang terus ya maka nanti aparat melalui penegakan hukum nanti kita akan proses lebih lanjut," tambahnya.



Simak Video "Daftar 54 Hoax Mengenai Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)