Selasa, 04 Feb 2020 17:15 WIB

Kasus Kematian Kedua Virus Corona di Luar China Terjadi di Hong Kong

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Imbas Virus Corona yang merebak dan menelan ratusan korban jiwa kini mulai menggoyang ekonomi China dan beberapa negara di Asia seperti Jepang. Pasar saham China pun ambruk sejak pembukaan perdagangan. Hong Kong laporkan kasus kematian pertama virus corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Hong Kong menjadi wilayah kedua di luar China daratan yang mengonfirmasi kematian akibat virus corona tipe baru. Sebelumnya, kematian pertama di luar China dilaporkan terjadi di Filipina.

Korban meninggal di Hong Kong adalah seorang pria berusia 39 tahun yang bepergian ke Wuhan pada 21 Januari lalu dan kembali dua hari kemudian. Sebelumnya, otoritas kesehatan setempat menyebut korban sudah memiliki penyakit penyerta.

"(Pasien-red) baru dirawat di rumah sakit di 31 Januari," sebut otoritas kesehatan, mengutip The Washington Post.

Atas kejadian tersebut petinggi Hong Kong, Carrie Lam, semakin memperketat pengawasan di perbatasan kota dengan China namun tidak menutup akses. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat dan para pekerja melakukan aksi mogok.

Dalam sebuah pernyataan, Otoritas Rumah Sakit Hong Kong bahkan menyebut layanan darurat telah terpengaruh karena banyak staf yang tidak bekerja.

Data dari Komisi Kesehatan Nasional China menyebut kasus penularan virus corona telah mencapai 20 ribu dengan jumlah kematian 425, dua di antaranya merupakan kematian di luar China daratan.



Simak Video "Virus Corona Disebut Sudah Menyebar di Italia Sejak September 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)