Rabu, 05 Feb 2020 11:50 WIB

Urus Pasokan Medis untuk Wabah Corona, Apoteker Muda di Wuhan Tewas Kelelahan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus corona yang menyebar di wilayah Wuhan, China, membuat sejumlah warganya terjangkit dan harus dievakuasi ke rumah sakit. Tim medis pun bantu evakuasi warga Tim medis yang menangani virus corona. (Foto: Chinatopix via AP)
Jakarta -

Seorang apoteker muda yang ikut menangani virus corona baru (2019-nCoV) dikabarkan meninggal dunia karena terlalu banyak bekerja. Ia ditemukan tewas dalam asrama oleh rekan kerjanya.

Berdasarkan informasi dari The Paper, seorang apoteker muda ini bernama Song Yingjie, dan baru berusia 28 tahun. Dia adalah wakil pimpinan kelompok farmasi di sebuah pusat kesehatan di daerah Henshang.

Dia bertanggung jawab untuk mengurus distribusi pasokan medis, dan bekerja selama 10 hari 9 malam, berjuang untuk mengatasi virus corona di Wuhan. Pada (3/1/2020) ia menyelesaikan shiftnya di jam 12 pagi, dan kembali ke asrama untuk istirahat.

Sayangnya, rekan kerjanya ahirnya menemukan ia sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Mengutip World of Buzz, Song Yingjie disebut meninggal karena kelelahan bekerja sehingga menyebabkan ia terkena serangan jantung.

Meski begitu, pihak bertanggung jawab sedang meneliti lebih lanjut kasus ini.



Simak Video "Dugaan Lain Munculnya Virus Corona, Kebocoran Laboratorium Wuhan?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)