Kamis, 06 Feb 2020 07:58 WIB

Dokter Paru Sarankan Berhenti Merokok untuk Jauhkan Virus Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Wabah virus corona telah ditetapkan oleh WHO sebagai darurat global. Para ilmuwan di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin dari virus itu Virus corona telah menginfeksi ribuan orang di seluruh dunia (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Ancaman virus corona tengah menghantui warga dunia. Bagi para pecandu nikotin, dokter paru menyarankan untuk berhenti demi meminimalkan risiko.

"Karena berhenti merokok juga meningkatkan imun. Jadi juga menjauhkan kita dari virus, termasuk dari virus corona dan juga menghindarkan dari risiko kanker," kata dr Diah Handayani, SpP, dari RS Paru Persahabatan, saat ditemui detikcom baru-baru ini.

Berhenti merokok, menurut dr Diah utamanya juga mencegah risiko berbagai jenis kanker. Pesan itu disampaikannya bertepatan dengan Hari Kanker Sedunia yang diperingati pada 4 Februari silam.

Dalam asap rokok, terkandung ratusan senyawa kimia berbahaya, sebagian di antaranya adalah karsinogenik atau bisa memicu kanker. Tidah hanya untuk perokoknya sendiri, melainkan juga untuk orang lain yang menjadi 'perokok pasif' karena ikut menghirup asap rokoknya.

"Jadi haruslah berhenti merokok," kata dr Diah.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)