Kamis, 06 Feb 2020 16:30 WIB

Pesawat Balik ke Bandara karena Penumpang Iseng Ngaku Kena Virus Corona

Siti Masluha - detikHealth
A group of medical personnel stands ready to control 80 people, accompanied by medical specialists, carried by a Russian military plane at an airport outside Tyumen, Russia, Wednesday, Feb. 5, 2020. Russia has evacuated 144 people - Russians and nationals of Belarus, Ukraine and Armenia - from the epicenter of the coronavirus outbreak in Wuhan, China, on Wednesday. All evacuees will be quarantined for two weeks in a sanatorium in the Tyumen region in western Siberia, government officials said. (AP Photo/Maxim Slutsky) Ilustrasi pesawat yang sedang evakuasi. (Foto: AP Photo/Maxim Slutsky)
Jakarta -

Seorang pria Kanada yang sedang berada dalam penerbangan WestJet Airlines dari Toronto ke Jamaika ditangkap karena iseng mengumumkan dirinya memiliki virus corona. Akibat ulahnya pesawat terpaksa kembali ke bandara Toronto, Kanada.

Dilansir dari Channel News Asia, peristiwa ini terjadi pada hari Senin (3/2/2020). Setelah pesawat mendarat pria berusia 29 tahun itu diperiksa oleh staf medis dan hasilnya disimpulkan ia sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda terinfeksi virus.

Atas perbuatannya sang pria didakwa karena telah menyebabkan keributan dan akan melaksanakan sidang pengadilan pada 9 Maret 2020.

"Seorang pria menyebabkan keributan dalam penerbangan, dia mengatakan telah pergi ke China dan memiliki virus korona," kata Sarah Patten, juru bicara polisi di kota Peel.

Julie Anne Broderick, salah satu penumpang di pesawat tersebut, mengatakan dia melihat sang pria mengambil selfie dan mengumumkan kalau dia terkena virus corona.

"Para pramugari datang, memberinya masker dan sarung tangan dan hanya mengatakan kepadanya bahwa dia harus pindah ke bagian belakang pesawat," kata Julie kepada Canadian Broadcasting Corp.



Simak Video "Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan saat Pakai Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)