Kamis, 06 Feb 2020 18:34 WIB

Banyak Klaim Obat Tradisional Sembuhkan Kanker, Dokter: 80 Persen Hoax!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bersama Kepolisian dan Ditjen Bea dan Cukai rilis hasil tangkapan operasi Storm V di kantor BPOM, Jakarta, Kamis (11/09/2014). Dari hasil operasi Storm V ini berhasil memberantas peredaran obat, obat tradisional, dan kosmetik ilegal senilai Rp 31,66 miliar. Klaim obat tradisional menyembuhkan kanker sebagian besar hoax (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Dalam pengobatan kanker, sebagian orang langsung menggunakan jalur medis di rumah sakit. Tapi, tak jarang juga yang memilih untuk menggunakan pengobatan tradisional, seperti dengan tumbuhan bahkan hewan.

Seperti pantauan detikcom di salah satu toko online, ada yang menjual hewan seperti undur-undur dan tanaman semacam akar bajakah. Hal itu dipercaya bisa digunakan sebagai obat kanker.

"80 Persen hoax. Obat yang terbukti dong yah dipakai, jangan obat yang belum terbukti, itu saja," tegas Prof Dr dr Aru Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), saat ditemui di Auditorium RS Kanker Dharmais, Jakarta, Kamis (6/2/2020).

"Banyak (obat tradisional) yang belum terbukti saat ini (khasiatnya)," imbuhnya.

Ketua Formularium Nasional Prof dr Iwan Dwi Prahasto, M,Med,Sc, Ph, juga mengatakan, tidak boleh begitu saja percaya dengan manfaat dari tumbuhan atau hewan yang katanya bisa jadi obat kanker. Itu karena belum ada uji klinis yang bisa membuktikannya.

"Sampai saat ini, belum ada uji klinis yang solid dan mantap untuk membuktikan kalau itu (obat tradisional) memiliki efek dibandingkan dengan obat kanker yang ada. Itu yang masih menjadi PR kita," jelasnya.

Menurut Prof Iwan, meskipun bisa mengurangi keluhan saat kanker terjadi, obat-obat tradisional itu tidak dianjurkan untuk dijadikan obat. Bahan-bahan tradisional tersebut hanya bisa membantu untuk mengurangi resiko kanker.



Simak Video "Inggris Ciptakan Tes Darah Inovatif untuk Deteksi 50 Jenis Kanker"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)