Jumat, 07 Feb 2020 16:34 WIB

RI Masih Bebas Virus Corona! 50 Suspek Diperiksa, 49 Dinyatakan Negatif

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Dokter Spesialis Paru-Paru RS PMI Bogor Nancy Sovira (kiri)  menyemprotkan antiseptik pada warga saat sosialisasi pencegahan virus Corona di Kota Tua Penagi, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (6/2/2020). Sosialisasi kesehatan tersebut sebagai bentuk kepedulian bagi warga yang tinggal berjarak sekitar satu kilometer dari tempat diobservasinya 238 WNI pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China yang memasuki hari kelima dalam keadaan sehat dan baik. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. Hingga saat ini, 49 dari 50 sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif (Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan menjelaskan data uji sampel spesimen virus corona baru dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) RI. Hasil seluruh tes pemeriksaan, hingga saat ini 49 dinyatakan negatif.

"Dari total 50, yang negatif 49, proses 1," jelasnya pada wartawan saat ditemui detikcom, Jumat (7/2/2020).

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg R Vensya Sitohang, MEpid, menjelaskan hasil tersebut diambil dari 18 provinsi. Namun ia tidak menyebutkan data tersebut diambil dari berapa rumah sakit (RS).

Hingga saat ini Indonesia masih dinyatakan aman dari penyebaran novel coronavirus yang tengah mewabah di beberapa negara.

Ia pun menjelaskan kondisi 238 WNI di Natuna yang dipulangkan dari Wuhan, di hari keenam ini dikabarkan dalam kondisi sehat. Mereka melakukan dua hari sekali pemeriksaan suhu.

"Sampai saat ini tidak ditemukan, tidak ada yang terpantau di suhu 38 derajat, berdasarkan pemantauan semua suhunya baik," jelasnya.

Ia juga menjelaskan hal-hal lain yang juga diperhatikan demi kesehatan WNI dari Wuhan.

"Kebersihan air juga diperiksa. Pengelolaan sampah juga dilakukan. Limbah masker yang digunakan juga dikelola dengan baik. Kesehatan jiwa tetap didampingi pelaksanaan olahraga. Dilakukan pendampingan psikososial, konseling," pungkasnya.



Simak Video "Mengenal 'Remdesivir' yang Digadang Jadi Antivirus Corona 2019-nCoV"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)