Jumat, 07 Feb 2020 18:42 WIB

Benarkah Kacamata Anti Radiasi Bisa Melindungi Mata dari Kerusakan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Warga Jelambar, Jakarta Barat, melakukan pemeriksaan dan pembuatan kacamata, Jumat (6/9/2019). Sebanyak 60 warga mendapatkan kesempatan untuk diperiksa dan mendapatkan kacamata. Banyak faktor bisa mempengaruhi kesehatan mata (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Sehari tak memegang ponsel saja, hidup rasanya seperti hampa. Selama 24 jam sehari, baik itu sedang makan, bekerja, nongkrong dengan teman, bahkan tidur pun, pandangan tak bisa lepas dari layar gawai.

Belakangan, sempat beredar kabar bahwa cahaya pada ponsel bisa menyebabkan kerusakan pada mata karena efek radiasinya. Oleh sebab itu banyak kacamata anti radiasi yang dijual di pasarann. Tapi sebenarnya pakai kacamata anti radiasi ngefek nggak sih untuk melindungi mata?

Spesialis mata dari Jakarta Eye Center, dr Elvioza SpM(K) menyebut sampai saat ini radiasi yang betul-betul terbukti merusak mata adalah radiasi dari matahari. Contohnya seperti jika kamu nekat melihat gerhana matahari tanpa pelindung, bisa dijamin matamu akan mengalami kerusakan.

Kalau dari gawai, sebenarnya radiasi yang dihasilkan tidak begitu tinggi. Untuk sampai menimbulkan kerusakan butuh waktu yang lama dan hingga kini belum ada penelitian yang menghitung seberapa jauh tingkat radiasi gadget yang bisa merusak mata.

"Satu alat memberikan manfaat atau tidak kan harus ada penelitian perspektif. Sampai saat ini belum ada buktinya (kacamata anti radiasi) memiliki manfaat atau tidak," katanya saat dijumpai detikcom di daerah Jakarta Barat, Jumat (7/2/2020).

Disebutkan juga nih bahwa sebelum handpone atau alat elektronik dijual bebas di pasaran, barang tersebut akan diuji terlebih dahulu apakah aman untuk diperdagangkan atau tidak.

"Kalau tidak aman (ponsel-red) ya tidak akan dijual," tuturnya.

Sebenarnya ada cara mudah untuk melindungi mata dari kerusakan akibat penggunaan alat elektronik. Mata cukup diistirahatkan secara berkala. Istirahatkan mata setiap 20 menit selama 20 detik untuk melihat jarak pada objek kurang lebih 20 kaki atau sekitar 6 meter.



Simak Video "Ternyata Inilah Etnis yang Paling Berisiko Masalah Kesehatan Mata"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)