Sabtu, 08 Feb 2020 06:33 WIB

Round Up

Pelajaran dari Meninggalnya Li Wenliang, 'Whistle Blower' Virus Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Li Wenliang, Dokter Whistle Blower yang Meninggal Tertular Virus Corona Li Wenliang, dokter 'whistle blower' virus corona (Foto: diolah)
Jakarta -

Li Wenliang, dokter yang sempat disebut sebagai 'whistle blower' karena dituduh menyebarkan hoax terkait virus corona dikabarkan meninggal dunia. Pihak Rumah Sakit Pusat Wuhan mengabarkan, dr Li meninggal pada Jumat (7/2/2020) dini hari.

"Dia meninggal pada 2:58 (dini hari) pada 7 Februari setelah upaya untuk menyadarkan kembali tidak berhasil," jelas pihak rumah sakit.

Siapakah dr Li Wenliang?

dr Li Wenliang yang berusia 34 tahun itu merupakan salah satu dokter spesialis mata di Rumah Sakit Pusat Wuhan. Ia pernah berurusan dengan pihak berwajib karena tuduhan 'menyebarkan hoax' yang mengganggu masyarakat.

Sebelum meninggal, ternyata dr Li sudah pernah mengalami gejala 2019-nCoV yaitu batuk-batuk setelah memeriksa pasien yang mengalami glaukoma pada 10 Januari lalu. Sehari kemudian, ia mengalami demam hingga didiagnosa positif terinfeksi pada 1 Februari 2020.

dr Li juga sempat mendapatkan perawatan intensif di RS tempatnya bekerja. Namun, akhirnya nyawanya tidak tertolong diduga akibat virus corona baru tersebut.

Kematian Li ternyata menuai berbagai respons dari netizen di China, termasuk salah satu pakar vaksin di Indonesia dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD. Dokter dari OMNI Hospitals Pulomas itu berkomentar hal ini untuk dijadikan pelajaran bagi pemerintah.

"Pelajaran dari kasus beliau (Li Wenliang) bila peneliti atau ilmuwan menemukan sesuatu yang sesuai kapasitas keilmuannya, sebaiknya didengarkan dulu. Jangan langsung dianggap macam-macam. Bisa jadi apa yang disampaikan adalah kebenaran," kata dr Dirga pada detikcom.

Menurut dr Dirga harga yang harus dibayar hanya untuk meredam kepanikan publik bisa sangat mahal bila peringatan dari ilmuwan tidak didengarkan.



Simak Video "Dokter yang Kabarkan Virus Corona Wuhan Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)