Sabtu, 08 Feb 2020 16:04 WIB

Terpopuler Sepekan: Tenaga Medis Rawat Pasien Virus Corona Sampai Luka

Firdaus Anwar - detikHealth
Perawat yang luka-luka tangani virus corona Tenaga medis yang sampai luka saat rawat pasien virus corona. Foto: @CGTNOfficial
Jakarta -

Perjuangan tenaga medis China melawan wabah virus corona 2019-nCoV jadi sorotan. Potret para dokter dan perawat yang mengalami luka-luka di bagian wajah dan tangan viral di media sosial.

"Rasa cinta dan hormat untuk seluruh dokter hebat yang selalu terlibat melayani kemanusiaan," komentar satu pengguna Twitter.

Disebutkan beberapa perawat dalam foto yang viral memakai masker sampai 12 jam berturut-turut.


Spesialis kulit dari DNI Skin Centre, dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, menjelaskan kemungkinan luka yang dialami para tenaga kesehatan tersebut disebabkan oleh pemakaian masker dan sarung tangan. Lecet bisa terjadi ketika kulit tertekan dalam jangka waktu lama.

"Virus ini kan belum jelas juga penyebarannya seperti apa? Tentu yang merawatnya pasti akan khawatir sekali, dan penggunaan masker dan sarung tangannya dalam jangka lama, dan kesibukan menghandle banyak pasien jadi gak sempat dilepas atau diganti," kata dr Darma kepada detikcom, beberapa waktu lalu.

"Kan masker yang bagus harus benar-benar ditekan, bukan seperti masker bedah, efeknya salah satunya dan mungkin karena dia khawatir karena penularannya lewat udara jadi harus di ikat kuat sekali, dan itu bila dalam jangka panjang bisa seperti itu," jelasnya.

Untuk menghindari hal tersebut dr Darma menyarankan penggunaan pelembab. Selain itu tentu saja idealnya mengganti masker dan sarung tangan secara berkala.



Simak Video "Kapan Waktu yang Baik untuk Gunakan Masker?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)