Senin, 10 Feb 2020 14:17 WIB

Sempat Hilang, Junalis Warga yang Meliput Virus Corona Dikarantina

Firdaus Anwar - detikHealth
Jurnalis warga di China yang dikabarkan hilang. Chen langsung pergi ke Wuhan untuk melaporkan kondisi di lapangan. (Foto: Foto: Chen Qiushi/CNN)
Jakarta -

Chen Qiushi (34) adalah seorang jurnalis warga di China yang videonya kerap ditonton oleh netizen yang ingin tahu situasi terkini di Wuhan. Saat virus corona mulai mewabah, Chen memilih pergi ke pusatnya untuk mengabarkan kejadian langsung di lapangan.

Video Chen sebagian besar bercerita tentang kehidupan di Wuhan. Ia merekam bagaimana orang dengan demam tak bisa masuk ke rumah sakit yang penuh antrean hingga pasien terbaring di lantai memenuhi lorong rumah sakit.

Hingga pada 30 Januari lalu Chen mengunggah video panjang di Youtube. Di dalamnya Chen mengaku ketakutan karena otoritas setempat disebut mulai mencari dirinya.

"Saya takut, di depan saya ada virus dan di belakang saya ada penegak hukum China," kata Chen seperti dikutip dari CNN, Senin (10/2/2020).

Selama beberapa hari kanal Youtube Chen terus aktif sampai pada Sabtu (8/2) ada video baru yang dari sang ibu. Chen dilaporkan hilang dengan kabar terakhir dirinya berkunjung ke salah satu rumah sakit di Wuhan.

"Saya di sini ingin meminta tolong, terutama untuk teman-teman di Wuhan bantu temukan Qiushi. Apa yang terjadi padanya," ungkap sang ibu dalam video.

Belakangan dikabarkan Chen ternyata tengah dikarantina. Hal ini disampaikan oleh sahabatnya, Xu Xiaodong, yang juga seorang atlet bela diri campuran terkenal di China.

Kabar karantina Chen meraih reaksi keras dari netizen. Sebagian membandingkan kasus Chen dengan dokter bernama Li Wenliang yang 'dibungkam' oleh polisi ketika pertama kali menemukan virus dan menyebarkan kabar tersebut ke koleganya.



Simak Video "Dugaan Lain Munculnya Virus Corona, Kebocoran Laboratorium Wuhan?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)