Kamis, 13 Feb 2020 20:01 WIB

3 Kondisi Medis yang Kadang-kadang Membutuhkan Operasi Kelamin

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Usai diperiksa, siang ini polisi akan melakukan pengecekan terhadap darah dan rambut Lucinta Luna ke Laboratorium Forensik (Labfor). Lucinta Luna operasi kelamin. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Lucinta Luna kini ditangkap polisi terkait dengan penggunaan narkoba. Ia dikenal sebagai seorang transgender. Menurut spesialis bedah plastik dr Irena Sakura Rini, proses operasi kelamin sendiri bukan mengganti total dari organ reproduksi pria menjadi wanita atau sebaliknya, dan prosesnya sangat panjang.

Namun ada hal yang perlu diperhatikan saat melakukan operasi kelamin. Operasi bisa dilakukan pada mereka yang memiliki 3 kelainan kondisi medis seperti berikut, dirangkum detikcom dari beragam sumber:

1. Gonadal dysgenesis

Gonadal dysgenesis adalah kasus kecacatan pada organ reproduksi bayi akibat kerusakan sel punca yang seharusnya membentuk testis. Akibatnya bayi dengan kondisi ini bisa memiliki kromosom untuk kelamin laki-laki namun saat tumbuh dewasa memiliki organ internal dan eksternal perempuan.

2. Sindrom insensitivitas

Sindrom insensitivitas androgen atau androgen insensitivity syndrome (AIS) adalah kelainan genetik yang menyebabkan tubuh bayi tidak merespons terhadap hormon testosteron. Padahal hormon tersebut penting untuk perkembangan karakteristik seks laki-laki.

Dampaknya seorang anak laki-laki mungkin malah jadi mengembangkan karakteristik seks perempuan seperti tumbuh payudara atau penisnya kecil.

3. Hiperplasia adrenal kongenital

Hiperplasia adrenal kongenital atau congenital adrenal hyperplasia (CAH) adalah kelainan bawaan yang membuat kelenjar adrenal tidak bisa mengendalikan produksi hormon. Nah salah satu hormon yang bisa terganggu adalah hormon seks seperti testosteron.

Pada bayi perempuan dengan CAH ketika tubuhnya memproduksi hormon testosteron yang tinggi bisa menyebabkan organ reproduksi tidak berkembang sempurna. Ini karena hormon testosteron diketahui bertanggung jawab untuk perkembangan karakteristik seks laki-laki.



Simak Video "Dipakai Lucinta Luna, Bolehkah Tramadol dan Riklona Dikonsumsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)