Jumat, 14 Feb 2020 07:00 WIB

Minum Air di Dalam Botol Plastik yang Diisi Ulang, Bahaya Nggak Sih?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Tired female athlete drinking fresh water while resting from exercising class in a health club. Botol air minum kemasan, boleh diisi ulang nggak sih? (Foto: iStock)
Jakarta -

Sebagian dari kita tidak berpikir dua kali untuk mengisi ulang air minum di botol plastik. Meski hal ini bertujuan untuk mengurangi limbah, tapi nyatanya menggunakan botol plastik untuk yang kedua kalinya bisa berbahaya bagi kesehatan lho!

Dikutip dari Aol, bahan kimia yang digunakan untuk mengeraskan plastik, yaitu Bisphenol A (BPA) akan mudah larut di dalam air. Hal ini dapat menyebabkan bakteri mudah tumbuh di dalam botol.

Dalam sebuah penelitian terhadap 259 botol plastik yang berada di University of New York, para peneliti menemukan bahwa 93 persen botol tersebut terkontaminasi mikroplastik.

Botol plastik sekali pakai yang umumnya berada di pasaran sebagian besar terbuat dari polietilen tereftalat (PET) dan aman digunakan. Namun akan menjadi berbahaya bila digunakan kembali, lantaran bahan kimia yang terkandung dalam plastik ini dapat larut bila dipanaskan atau tergores.

"Hal tentang botol minum adalah bahwa semua wadah minuman itu bersentuhan dengan mulut dan tangan kita, yang merupakan rumah bagi para kuman," kata Profesor Stephanie Liberatore, di dalam jurnal akademik The Science Teacher.

"Lubang botol yang kecil dan sulit dibersihkan ini, ditambah lagi dengan suhu ruangan yang lembab, membuat botol air plastik menjadi tempat berkembang biaknya para bakteri," lanjutnya.

Oleh karena itu lebih dianjurkan untuk menggunakan botol minum yang tidak terbuat dari plastik. Misalnya terbuat dari kaca atau stainless steel, karena lebih aman untuk digunakan secara berulang-ulang.



Simak Video "Indikator Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)