Jumat, 14 Feb 2020 17:45 WIB

Terapi Bipolar Haruskah Dilakukan di Tempat yang Sepi?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
ilustrasi konseling Terapi bipolar haruskah dilakukan di tempat yang sepi? (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Ramai diperbincangkan di media sosial terkait selebgram yang meragukan seseorang yang selama ini dikenal sebagai psikolog. Tersebar juga sebuah tangkapan layar yang memperlihatkan sebuah percakapan yang tengah mengajak terapi bipolar di sebuah kamar hotel. Sebenarnya tempat khusus seperti apa ya untuk melakukan terapi bipolar?

Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth, menjelaskan jika tempat terapi bipolar harus memiliki ketentuan-ketentuan khusus. Menurutnya, ada beberapa kriteria yang menjadikan tempat itu ideal.

"Kalau misalnya psikoterapi, kalau dilakukan pada saat diajarkan atau dilakukan oleh profesional ya harus dilakukan di tempat yang khusus. Iya dalam arti ada syarat-syarat, dan kemudian ada satu tempat yang bisa dijadikan tempat yg ideal untuk melakukan psikoterapi," jelasnya saat dihubungi detikcom Kamis (14/2/2020).

Menurutnya, salah satu kriterianya adalah jauh dari keramaian. Alasannya, pasien harus benar-benar fokus dalam melakukan terapi.

"Misalnya jauh dari keramaian, kalau nggak kan nanti nggak bisa fokus. Kemudian tempatnya harus nyaman, gitu, jadi orangnya ketika diajarkan juga bisa terbuka dan masuk mencerna pelajarannya, dan pengajarannya dengan baik," katanya.

Namun apakah itu berarti bisa dilakukan di kamar hotel?

"Hotel means room meeting atau room hotel? (Kalau room hotel) Tidak profesional mbak, terapi dilakukan di tempat dengan settingan yang disesuaikan dan tentunya tempat yang memang proper," tegasnya.



Simak Video "Pada Saat Seperti Inilah Tenaga Terapis Wicara Sangat Dibutuhkan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)