Sabtu, 15 Feb 2020 14:01 WIB

Pusat Pengendalian Penyakit AS Pesimis Laju Virus Corona Bisa Dihentikan

Firdaus Anwar - detikHealth
tim medis virus corona Staf medis yang menangani virus corona jenis baru yaitu COVID-19. (Foto: Astroboys2019 via Bored Panda)
Jakarta -

Hingga saat ini jumlah kasus virus corona (COVID-19) di China dan berbagai penjuru dunia terus meningkat. Data terakhir pada Sabtu (15/2/2020) menyebut sudah ada lebih dari 67 ribu kasus, sekitar 1.500 kematian, dan 8.000 dinyatakan sembuh.

Terkait hal tersebut Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) Dr Robert Redfield dalam wawancara eksklusif dengan CNN mengaku pesimis laju virus corona bisa dihentikan. Menurut Dr Robert, virus corona ini kemungkinan akan terus menyebar sepanjang tahun.

"Untuk saat ini kami dalam mode pengendalian agresif," kata Dr Robert seperti dikutip dari CNN, Sabtu (15/2/2020).

"Fase pengendalian ini sebenarnya hanya untuk mengulur waktu. Dalam satu titik virus ini akan menjadi virus komunitas, tahun ini atau berikutnya," lanjut Dr Robert.

AS saat ini menerapkan kebijakan isolasi dan larangan bepergian ke lokasi yang terkonfirmasi memiliki virus. Tujuannya agar laju penyebaran virus corona minimal bisa diperlambat sampai peneliti berhasil menguak lebih banyak tentang virus untuk mengembangkan vaksin serta obatnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengkritik kebijakan larangan bepergian karena disebut hanya akan berdampak lebih buruk dan menyebabkan rasa takut serta stigma.



Simak Video "Kesalahan Strategi Negara dalam Tangani Corona Menurut WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)