Sabtu, 15 Feb 2020 20:01 WIB

Terpopuler Sepekan: WN China Positif COVID-19 Usai Pulang dari Bali

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A company employee (C) assists passengers waiting to check in by the counter of China Southern Airlines at Romes Fiumicino airport for a flight returning to Wuhan, China, after it landed early on January 23, 2020. - China banned trains and planes from leaving a major city at the centre of a virus outbreak on January 23, seeking to seal off its 11 million people to contain the contagious disease that has claimed 17 lives, infected hundreds and spread to other countries. (Photo by Tiziana FABI / AFP) WN China positif COVID-19 usai pulang dari Bali. (Foto: AFP)
Jakarta -

Pekan ini dihebohkan kabar mengenai seorang warga negara China yang terkonfirmasi positif virus corona COVID-19 oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC), Huanian. Dalam pernyataan resmi, disebutkan bahwa pria yang teridentifikasi bernama Jin disebut sempat berkunjung ke Bali selama seminggu.

Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Anhui, Jin disebut terbang ke Bali dari Wuhan pada tanggal 22 Januari. Setelah itu, dia melakukan perjalanan ke Shanghai pada tanggal 28 Januari. Berdasarkan rentang waktu, Kementerian Kesehatan melakukan penyisiran dan penelusuran melalui pihak maskapai dari 12 Januari.

"22 (Januari) masuk, tetapi saya sisir dari 12 sampai 28 karena data cuma menyebut Jin," sebut Sekjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, dr Achmad Yurianto, kepada media di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Keterangan dari otoritas kesehatan China menyebut Jin terkonfirmasi virus corona pada 5 Februari. Oleh karena itu Kemenkes memperkirakan pasien terinfeksi sekitar tanggal 27-28 Januari.

"Kalau kita hitung mundur 10 hari, ketemu tanggal 27 atau 28. Itu sudah mepet waktu pulang. Tentunya kita berpikir tanggal 27 dulu, kalau 27 dia masih di Indonesia," paparnya.

Selain itu, Kemenkes menyebut jika seandainya pasien yang bersangkutan positif COVID-19 di tanggal 27 Januari, yang saat itu masih berada di Bali, pihaknya juga disebutkan sudah melakukan kajian analisa data dan sampel. Di antara tanggal tersebut, ada 14 spesimen yang diperiksa di Balitbangkes, 2 dari WNI dan 12 lainnya warga negara asing yang semua hasilnya negatif.

Diwawancara terpisah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali, I Ketut Suarjaya, mengatakan kecil kemungkinan sang WN China terinfeksi virus corona di Bali. Meski demikian Dinkes Bali saat ini masih melacak ke mana saja WN China tersebut singgah selama di Bali.

"Kecil kemungkinannya dia dapat (infeksi virus) di Bali. Tapi apapun itu tetap kita lakukan pelacakan di mana yang bersangkutan ini berada," pungkas Suarjaya.

Kabar terakhir Kedutaan Besar RI di Shanghai menyebut saat ini Jin telah pulang dari rumah sakit khusus dan dinyatakan sembuh di tanggal 10 Februari.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)