Senin, 17 Feb 2020 15:53 WIB

Ini Olahraga yang Dapat Dilakukan untuk Turunkan Kadar Kolesterol

Angga Laraspati - detikHealth
Kalbe Foto: shutterstock
Jakarta -

Gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh yang berpotensi besar untuk terkena risiko penyakit jantung di masa yang akan datang. Salah satu cara untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh adalah dengan berolahraga.

Namun, ada yang perlu diketahui tentang kolesterol yang ada di dalam tubuh manusia. Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline Devita mengatakan ada dua jenis kolesterol yang ada di dalam tubuh kita yaitu kolesterol baik (HDL-High Density Lipoprotein) dan kolesterol jahat (LDL-Low Density Lipoprotein).

HDL dianggap sebagai kolesterol baik karena dapat mengangkut kolesterol ke dalam organ hati untuk dibuang ke kantung empedu, sehingga tubuh tidak kelebihan kolesterol. HDL juga dapat mencegah penumpukan plak, melindungi arteri dan mencegah terjadinya penyakit kardiovaskular.

"Kadar HDL normal adalah lebih tinggi dari 55 mg/dL untuk wanita dan 45 mg/dL untuk pria. Semakin tinggi angka kolesterol HDL Anda, semakin rendah risiko Anda terkena penyakit jantung, penyakit pembuluh darah, ataupun stroke," ujar dr Adeline kepada detikHealth, baru-baru ini.

Bagai dua sisi koin, kolesterol juga mempunyai sisi jahatnya atau yang bisa disebut sebagai LDL. LDL dikenal sebagai kolesterol jahat,yang mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan. LDL mengandung lebih banyak lemak daripada HDL, semakin banyak jumlah LDL dapat mengganggu kesehatan manusia, karena LDL dapat menempel di dinding arteri sehingga terbentuk plak.

"Penumpukan plak dapat menghambat aliran darah dan oksigen ke organ tubuh. Kurangnya oksigen pada organ atau arteri dapat menyebabkan penyakit ginjal atau penyakit arteri perifer, di samping serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu semakin rendah kadar LDL semakin baik. Kadar yang baik dalam darah adalah kurang dari 130 mg/dL," jelas dr Adeline.

Lalu bagaimana agar dapat terhindar dari menumpuknya kolesterol LDL agar terhindar dari berbagai penyakit serius yang bisa menyerang kapan saja? dr Adeline menyarankan agar terus melakukan olahraga rutin sehari minimal 30 menit dan paling tidak dilakukan selama 12 minggu.

dr Adeline menambahkan pada dasarnya tidak ada olahraga yang spesifik dapat menurunkan kolesterol. Semua olahraga khususnya yang bersifat aerobik dan melibatkan otot-otot besar, seperti berlari, jalan cepat, bersepeda, renang, atau senam yang sifatnya dapat meningkatkan heart rate dapat membantu membakar kalori karena energi yang dihasilkan oleh lemak dapat terbakar dan menurunkan kolesterol dalam darah.

"Sebenarnya, sebagian besar orang yang hiperkolesterol adalah orang yang obesitas sehingga penurunan berat badan karena olahraga akan ikut menurunkan kolesterol juga," imbuh dr Adeline.

Seperti dikutip dari Healthline, pada tahun 2002 peneliti dari Duke University Medical Center menemukan olahraga dapat meningkatkan jumlah dan ukuran partikel yang membawa kolesterol ke seluruh tubuh. Mereka yang berolahraga dinilai lebih banyak memiliki partikel yang lebih besar dan 'lebih empuk yang cenderung menyumbat arteri.

Selain itu, dengan pola makan sehat yang disertai tinggi serat juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Selain konsumsi tinggi serat, menjaga tubuh dari kolesterol jahat juga dapat dibantu dengan mengonsumsi Nutrive Benecol secara rutin 2 kali sehari segera setelah makan.

Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester (PSE) yang telah teruji klinis dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah 7-10% jika dikonsumsi teratur 2 kali sehari dalam 2-3 minggu. Kandungan 1 gram Plant Stanol Ester yang terdapat di dalam sebotol Nutrive Benecol setara dengan 3 gram beta glucan yang terdapat dalam 3 mangkuk oat.



Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/up)