Senin, 17 Feb 2020 17:40 WIB

Efek Amphetamine, Narkoba yang Jejaknya Ada di Tubuh Lucinta Luna

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Lucinta Luna (Mei Amelia R/detikcom) Efek amphetamine yang jejaknya ditemukan di tubuh Lucinta. Foto: Lucinta Luna (Mei Amelia R/detikcom)
Jakarta -

Setelah diamankan pihak Polres Metro Jakarta Barat beberapa waktu lalu, Lucinta Luna juga diwajibkan menjalani tes darah dan rambut. Setelah dilakukan tes, hasilnya Lucinta positif amphetamine.

"Iya positif amfetamin," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, saat dihubungi detikcom, Senin (17/2/2020).

Amphetamin atau dikenal sebagai sabu-sabu adalah sejenis obat stimulan yang bekerja di sistem saraf pusat. Efeknya bisa mempercepat sinyal dari otak menuju ke seluruh tubuh.

Efek amphetamine juga sempat disinggung oleh psikiater dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera, dr Andri, SpKJ, FAPM. Ia mengatakan, efek dari amphetamine atau sabu ini bisa meningkatkan kerja otak.


"Bagaimana agar tetap ceria, tetap segar, tetap fokus? Akhirnya pilih pakai narkoba, kadang-kadang begitu jalan keluarnya yang tidak baik. Nah ini tentunya harus kita perhatikan," ujarnya pada detikcom beberapa waktu lalu.

Sabu bisa membuat seseorang merasa bersemangat, high, tidak merasa ngantuk, bahkan bisa fokus lebih lama. Waktu muncul efeknya tergantung dari bagaimana cara mengkonsumsinya.

Jika dihirup melalui rokok, efeknya akan langsung muncul dalam beberapa menit. Sementara jika ditelan, efeknya akan terlihat setelah 20 menit kemudian. Efek nikmat yang ditimbulkannya akan berlangsung selama 4-12 jam sampai muncul reaksi balik.

Reaksi balik itu akan terjadi biasanya dalam kurun waktu 24 jam setelah efek nikmat berlangsung. Gejala yang muncul saat reaksi ini seperti konsentrasi berkurang drastis, sakit kepala, depresi, dan kelelahan.

Setelah reaksi itu terjadi, maka akan muncul rasa adiksi atau kecanduan. Agar pemakainya kembali normal, amphetamine akan digunakan dalam dosis yang lebih tinggi dari sebelumnya.



Simak Video "Dipakai Lucinta Luna, Bolehkah Tramadol dan Riklona Dikonsumsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)