Selasa, 18 Feb 2020 15:06 WIB

10 Faktor Penyebab Serangan Jantung, Penyakit yang Dialami Ashraf Sinclair

Lusiana Mustinda - detikHealth
Cegah Serangan Jantung Penyebab serangan jantung tiba-tiba. Foto: iStock
Jakarta -

Ashraf Sinclair, suami penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) disebut meninggal dunia akibat serangan jantung. Padahal pesohor berusia 40 tahun itu dikenal rajin berolahraga. Tubuhnya pun terlihat sangat bugar.

Apa saja faktor penyebab serangan jantung di usia muda?

Dikutip dalam Mayo Clinic, penyebab serangan jantung adalah ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Penyumbatan ini paling sering terjadi saat adanya penumpukan lemak, kolesterol dan zat-zat lain yang membentuk plak di arteri. Plak di arteri yang pecah dan membentuk gumpalan.

Aliran darah yang terganggu dapat merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung. Serangan jantung juga disebut dengan infark miokard, ini bisa berakibat fatal.

Karena plak yang terbentuk di saluran jantung dapat menghalangi suplai darah ke bagian jantung sehingga membuat otot jantung kekurangan oksigen dan nutrisi (iskemia). Jika tak ditangani cepat, hal ini dapat mengancam nyawa.

Bagaimana tanda-tanda orang menderita penyakit jantung?

Gejala dan tanda serangan jantung yang umum adalah adanya tekanan darah yang tinggi, sesak, nyeri di dada atau lengan yang menyebar ke leher, rahang serta punggung. Selain itu, beberapa orang juga mengalami mual, gangguan pencernaan hingga sakit perut dan keringat dingin.

Serangan jantung bisa datang secara tiba-tiba, mulai dari hitungan detik sampai jam. Tentunya serangan ini terjadi karena beberapa faktor. Berikut ini beberapa faktor penyebab serangan jantung yang seringkali diabaikan:

1. Usia

Pria berusia 45 tahun ke atas dan wanita suia 55 tahun ke atas lebih rentan mengalami serangan jantung dibandingkan dengan orang yang lebih muda. Akan tetapi saat ini serangan jantung tidak hanya terjadi pada usia tua, tetapi juga kasusnya banyak yang terjadi pada orang dengan usia muda.

2. Hipertensi

Penyebab serangan jantung tiba-tiba, bisa dikarenakan tekanan darah yang tinggi. Tekanan darah berlebih dapat merusak arteri yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Orang dengan obesitas, kolesterol tinggi hingga diabetes sangat rentan mengalami tekanan darah tinggi.

3. Merokok

Dikutip dari Health.Clevelandclinic.org salah satu faktor risiko terbesar untuk penyakit arteri koroner di kalangan anak muda adalah satu-satunya yang dapat dicegah.

Menurut penelitian, orang yang merokok dapat meningkatkan risiko sebesar 8 kali lipat. "Ini adalah faktor risiko yang sangat kuat secara tidak proporsional hadir pada pasien yang terkena penyakit jantung lebih muda," ujar Dr. Willie Lawrence, kepala kardiologi di Research Medical Center di Kansas City Missouri.

Jika kamu yang masih berusia muda ingin menghindari terkena serangan jantung, sebaiknya jangan merokok.

4. Kolesterol

Kolesterol yang berlebihan di dalam darah dapat menjadi plak dan menyebabkan penyumbatan sehingga aliran darahnya terganggu. Penyumbatan yang terjadi karena kolesterol juga bisa menghambat asupan darah ke jantung. Hal inilah yang membuat nyeri pada dada saat serangan jantung terjadi.

5. Obesitas

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas berpeluang untuk timbulkan beberapa penyakit seperti jantung, diabetes, kanker dan juga asma. Untuk itu, kita dtuntut selalu menjaga berat badan normal agar terhindar dari penyakit-penyakit degeneratif seperti serangan jantung hingga diabetes.

6. Diabetes

Seseorang yang menderita diabetes, tubuhnya tidak dapat memproduksi hormon yang dikeluarkan oleh pankreas secara normal. Sehingga kadar gula darah meningkat dan dapat berisiko terjadi serangan jantung mendadak.

7. Riwayat Keluarga

Jika memiliki anggota keluarga yang memiliki penyakit jantung atau terjadi serangan jantung ini bisa berisiko tinggi pada kamu. Sehingga jika mengetahui ada riwayat keluarga dengan penyakit jantung, kamu harus ekstra menjaga pola makan dan hidup sehat.

8. Kurang Aktivitas Fisik

Kurang aktivitas fisik bisa membuat tubuh mu obesitas. Dan tentunya hal ini sangat berisiko untuk mengalami kolesterol tinggi serta tekanan darah tinggi. Agar tubuh sehat dan fit, sebaiknya olahraga secara teratur.

9. Stres

Stres ternyata bisa jadi pemicu terjadinya serangan jantung. Stres dapat melepaskan hormon stres dan meningkatkan peradangan yang bisa sebabkan penyempitan pembuluh darah. Stres dapat mempengaruhi gaya hidup, bisa saja membuat nafsu makan menurun sehingga diet menjadi lebih buruk.

10. Polusi Udara

Polusi udara dapat menyebabkan radikal bebas pada tubuh. Selain itu, polusi udara juga dapat berdampak pada masalah paru-paru dan menjadi penyebab serangan jantung saat tidur ataupun tiba-tiba. Karena paparan polusi udara bisa membuat pembuluh darah terjadi pembengkakan.



Simak Video " Aktif Olahraga, Ashraf Sinclair Kantongi Sertifikat Pelatih Crossfit"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/erd)