Rabu, 19 Feb 2020 19:01 WIB

Fakta Soal Serangan jantung yang Bisa Terjadi Mendadak

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Terkena Serangan Jantung Seorang Pria di Cina Selamat setelah Melemparkan Uang Fakta-fakta serangan jantung. Foto ilustrasi: DW (News)
Jakarta -

Suami dari penyanyi Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair meninggal dunia pada Selasa (18/2) kemarin. Ia meninggal karena serangan jantung mendadak di usia 40 tahun.

Serangan jantung merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sangat berbahaya. Terkadang gejala dan penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Untuk mengetahuinya, dikutip dari Medical News Today ini beberapa fakta yang harus diketahui tentang serangan jantung.

1. Apa itu serangan jantung?

Serangan jantung adalah kondisi yang terjadi saat aliran darah yang mengangkut oksigen ke otot jantung tiba-tiba tersumbat. Jika tidak segera ditangani, maka akan terjadi serangan jantung mendadak dan bisa berakibat fatal, salah satunya kematian mendadak.

2. Gejala

Ada beberapa gejala serangan jantung yang bisa terjadi, salah satunya nyeri pada dada. Selain itu, bisa mengalami sesak napas, rasa sakit yang menyebar ke leher hingga punggung, wajah tampak terlihat abu-abu karena kurang oksigen, pusing, hingga mual muntah.

3. Tanda peringatan serangan jantung

Selain gejala-gejala yang dialami saat serangan jantung, ada juga tanda yang menjadi peringatan untuk penyakit tersebut. Empat tanda yang harus diperhatikan menurut American Heart Association (AHA), yaitu:

- Muncul rasa tidak nyaman dan dada terasa sesak yang berlangsung selama beberapa menit, lalu hilang.
- Rasa sakit yang tidak nyaman pada lengan, leher, punggung, perut, atau rahang.
- Pernapasan tiba-tiba menjadi pendek
- Berkeringat dingin, mual, dan pusing yang tiba-tiba.

4. Sering terjadi di pagi hari

Serangan jantung bisa datang secara mendadak dan pada waktu-waktu tertentu. Risiko serangan jantung lebih tinggi di waktu pagi, antara pukul 6 - 12 siang.

5. Komplikasi dari serangan jantung

Penyakit serangan jantung juga bisa menyebabkan komplikasi. Ada beberapa komplikasi yang bisa terjadi, diantaranya aritmia, angina, gagal jantung, edema, hingga kehilangan fungsi ereksi dan libido.

6. Perawatan saat serangan jantung

Saat seseorang mengalami serangan jantung, hal pertama yang harus dilakukan adalah membawanya ke rumah sakit. Semakin cepat dibawa, maka kesempatan hidupnya mungkin akan semakin besar.

Terkadang saat mengalami serangan jantung, orang itu akan berhenti bernapas. Untuk pertolongan pertama, bisa dilakukan CPR atau Cardiopulmonary Resuscitation, yaitu teknik kompresi dada dan pemberian napas buatan untuk orang-orang yang detak jantung atau pernapasannya terhenti.



Simak Video "Mengenal Gejala GERD yang Dikaitkan dengan Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)