Kamis, 20 Feb 2020 15:26 WIB

Tanda-tanda Angina Pektoris, Orang Awam Menyebutnya Angin Duduk

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Surgeons doctor doing emergency first aid by Cardio Pulmonary Resuscitation or CPR. Emergency CPR for Heart Attack Angina pektoris oleh orang awam kerap disebut angin duduk (Foto: iStock)
Jakarta -

Broadcast lama kembali beredar, kali ini menyeret nama almarhum aktor Ashraf Sinclair dan penyanyi Mike Mohede. Pesan tersebut meyinggung dugaan keduanya meninggal karena angin duduk.

Namun, dalam dunia medis tidak ada istilah angin duduk. Yang paling mendekati adalah angina pektoris, yakni munculnya nyeri dada yang memang menjadi salah satu gejala dari serangan jantung.

Munculnya rasa nyeri yang hebat di bagian dada, mual, dan tanda lainnya yang serupa dengan masuk angin sering diartikan sebagai angin duduk. Beberapa gejala angina pektoris lainnya seperti diungkap dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dr Ario Suryo Kuncoro, Sp. JP(K), adalah sebagai berikut:

1. Rasa nyeri seperti ditekan di bagian dada sebelah kiri.

2. Rasa nyeri bisa menjalar sampai ke bahu, punggung, atau sulit ditunjuk secara spesifik.

3. Terkadang terasa kesemutan di bagian rahang.

4. Ada keluhan seperti mual, muntah, keluar keringat dingin, dan sesak napas.

"Jika memang yang dipersepsikan atau dirasakan masyarakat bahwa angin duduk itu seperti angina ini, memang harus ditindak secepatnya," jelas dr Ario pada detikcom saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (20/2).



Simak Video "Pentingnya Deteksi Jantung saat Berolahraga"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)