Jumat, 21 Feb 2020 11:05 WIB

Pria Ini Minum Urine dan Mengoleskannya di Wajah Sebagai Pelembab

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Woman holds toilet paper roll in front of toilet bowl. Urine untuk terapi (Foto: iStock)
Jakarta -

Penelitian menunjukkan minum segelas cangkir kopi per hari bermanfaat untuk kesehatan. Tapi bagaimana dengan segelas air seni?

Harry Matadeen dari Farnborough, Hampshire, mengklaim dirinya merasa lebih baik setelah minum air kencingnya sendiri. Ia mulai minum urinenya selama empat tahun belakangan setelah membaca Your Own Perfect Medicine dari Martha Christy yang mengklaim urine memiliki manfaat.

"Bagi saya, urine punya manfaat luar biasa. Saat memulai terapi urine, saya merasa sehat secara fisik dan mental," katanya dikutip dari Daily Mail.

Sekarang ia rutin minum 200ml urinenya, yang berumur seminggu hingga sebulan. Meski awalnya ia tak kuat dengan rasanya, sekarang bisa dikatakan urine adalah minuman favoritnya.

Nggak cuma itu, Harry juga menggunakan urine sebagai skincare dan berkeras bahwa itu adalah produk anti-penuaan dini. Harry menyebut ia merasa lebih bahagiam dan bahkan mengatakan air seni menyembuhkan depresinya. Di usianya yang kini 32 tahun, banyak orang mengira dirinya masih berusia awal 20an.

Harry menyebut urine yang berusoa lebih dari 4 hari akan berfermentasi secara alami dan memiliki kekuatan untuk menyembuhkan yang lebih besar.

"Aku tidak pernah keberatan dengan rasa kencingku. Urine yang sudah tua memang bukan rasa yang menyegarkan tetapi saya tidak pedulu dan mulai menyukainya," pungkasnya.



Simak Video "PMI Solo Siapkan Terapi Plasma Konvalesen bagi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)