Jumat, 21 Feb 2020 11:30 WIB

Viral Video Sortir Masker Diinjak-injak, Dokter Paru Ingatkan Bahayanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Viral masker diinjak-injak Dokter ingatkan bahaya soal video sortir masker diinjak-injak. Foto: Screenshot viral
Jakarta -

Sebuah video yang menunjukkan kegiatan pengemasan masker di sebuah rumah petakan viral di media sosial. Hal ini disebabkan karena pengemasannya yang jauh dari kesan higienis.

Di dalam video tersebut, beberapa ibu-ibu pekerja sedang menyortir masker yang sudah dipesan. Parahnya, masker tersebut dipegang tanpa pelindung apapun dan diinjak-injak.

"Jadi kalau misalnya ini, posisi-posisi ini di gudang atau di pabriknya. Ini karyawan-karyawan yang sedang sortir atau memasukkan masker 3 play dengan merek Solida. Ini barangnya asli. 3 ply bukan 2 ply," kata seorang pria di dalam video tersebut.

Dokter ahli paru dari Omni Hospitals Pulomas dr Frans Abednego Barus, SpP, memberi tanggapan terkait video viral tersebut. Ia mengatakan masker yang dikemas seperti itu sudah tidak layak digunakan.

"Jelas tidak bisa dipakai. Semua produk kesehatan harus bersih. Karena kita kontak dekat (dengan masker) saat menggunakannya," tegasnya saat dihubungi detikcom, Jumat (21/2).

Menurut dr Frans, menggunakan masker yang tidak dikemas secara higienis seperti yang ditampilkan video tersebut bisa meningkatkan risiko pada kesehatan pemakainya.

Disinggung potensi bahaya, dr Frans menegaskan pemakaian masker seperti itu bisa lebih berbahaya, terutama untuk saluran pernapasan.

"Bahaya yang muncul itu adanya peningkatan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)," jelas dr Frans.

"Dan mungkin banyak kuman-kuman yang lebih berbahaya yang menginfeksi saluran napas. artinya tubuh kita tidak mengenal kuman (dari luar) itu."



Simak Video "Kapan Waktu yang Baik untuk Gunakan Masker?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)