Minggu, 23 Feb 2020 12:00 WIB

Viral Ibu-ibu Jambak Perempuan di KRL, Berikut Tips Mengontrol Emosi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Screenshot video viral. Viral jambak penumpangdi KRL. (Foto: Screenshot video)
Jakarta -

Viral video cekcok antar wanita di gerbong KRL yang diunggah di Twitter. Dalam video tersebut terlihat seorang penumpang berdiri dan marah-marah ke penumpang lain yang duduk.

Bahkan yang membuat banyak orang terkejut, penumpang yang marah nampak menarik tas dan menjambak penumpang lain. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengimbau penumpang saling menghormati satu sama lain.

Emosi berlebihan seseorang tentu dapat mempengaruhi tindakan selanjutnya. Untuk itu, kita haru tahu bagaimana mengendalikannya agar tidak merugikan orang di sekitar. Berikut tipsnya dikutip dari berbagai sumber.

1. Jangan langsung bereaksi

Bereaksi langsung terhadap pemicu emosi bisa menjadi kesalahan besar. Dijamin kamu akan mengatakan atau melakukan sesuatu yang akan disesali nantinya. Sebelum itu, tarik napas dalam-dalam dan stabilkan emosi yang luar biasa.

2. Cari moodboster-mu

Ketika berada dalam suasana hati yang buruk, kamu kemungkinan akan terlibat pada pikiran negatif dan akan secara tidak langsung mengeluh dan bertindak gegabah. Untuk itu, pikirkan hal baik yang membuatmu bahagia saat berada di suasana hati yang buruk. Misalnya telepon teman atau keluarga, membicarakan sesuatu yang menyenangkan dan mendengarkan musik.

3. Usahakan tetap diam

Mencoba diam merupakan salah satu cara mengendalikan emosi. Saat marah, seseorang akan lepas kontrol sehingga mengeluarkan kata-kata atau tindakan yang tidak pas.Bahkan perkataan tersebut akan memperparah keadaan karena emosi menjadi lebih meledak. Lebih baik jika kamu diam dan memberikan waktu sejenak untuk mengatasi emosi pada diri sendiri.

4. Tersenyum

Tersenyum dapat membantu untuk memengaruhi emosi negatif yang meningkat. Tersenyum pada saat emosi sedang naik-naiknya memang terasa janggal, namun otak akan merespons dan menyesuaikan.



Simak Video "Viral Sinyal Tangan untuk Lapor Kekerasan, Ini Kata Komnas Perempuan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)