Senin, 24 Feb 2020 12:39 WIB

Cegah Corona di Bandara, India Awasi Penumpang Indonesia dan 9 Negara Lain

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
BEIJING, CHINA - JANUARY 30: A sign instructs shoppers to wear protective masks at a mall on January 30, 2020 in Beijing, China. The number of cases of a deadly new coronavirus rose to over 7000 in mainland China Thursday as the country continued to lock down the city of Wuhan in an effort to contain the spread of the pneumonia-like disease which medicals experts have confirmed can be passed from human to human. In an unprecedented move, Chinese authorities put travel restrictions on the city which is the epicentre of the virus and neighbouring municipalities affecting tens of millions of people. The number of those who have died from the virus in China climbed to over 170 on Thursday, mostly in Hubei province, and cases have been reported in other countries including the United States, Canada, Australia, Japan, South Korea, and France. The World Health Organization has warned all governments to be on alert, and its emergency committee is to meet later on Thursday to decide whether to declare a global health emergency. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images) Pemeriksaan suhu tubuh dengan thermal gun di bandara (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Direktorat Jenderal Penerbangan Komersial India (DGCA) mengeluarkan pernyataan resmi untuk memindai penumpang yang berasal dari 10 negara, salah satunya Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai upaya memerangi atau mencegah virus corona COVID-19 masuk ke wilayah India.

"Untuk mencegah penyebaran COVID-19 di India, sudah diputuskan memperluas pemindaian global dari semua penumpang penerbangan yang tiba dari Nepal, Indonesia, Vietnam dan Malaysia selain penumpang dari China, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Singapura," bunyi pernyataan tersebut dilansir dari Times of India.

Sebelumnya, Departemen Kesehatan Negara bagian Victoria, Australia juga memberikan imbauan bagi pendatang luar negeri dan melakukan pengecekan kesehatan klinis beberapa pendatang yang berasal dari Hong Kong, Jepang, Singapura, Thailand, dan Indonesia.



Pemindaian di India sendiri disebut harus dilakukan sesegera mungkin saat penumpang tiba di lokasi bandara. Penumpang juga harus memiliki formulir kesehatan yang telah diinsturksikan oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India.

Sementara itu, bandara Mumbai pada hari Sabtu (22/2) mengatakan telah mulai menyaring penumpang yang datang dari Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Nepal untuk virus korona sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Hingga kini tercatat lebih dari 79.930 orang di seluruh dunia terinfeksi virus corona COVID-19 dan korban meninggal mencapai 2.465 jiwa. Disebutkan bahwa kasus virus corona di Indoa telah menginfeksi tiga orang.



Simak Video "Janji India Bagikan Vaksin Corona Buatannya ke Seluruh Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)