Senin, 24 Feb 2020 13:51 WIB

Ahli Sebut Dunia Ada di Ujung Pandemi Virus Corona, Apa Artinya?

Firdaus Anwar - detikHealth
A member of the medical team takes a rest outside a hospital in Daegu, South Korea, Sunday, Feb. 23, 2020. South Koreas president has put his country on its highest alert for infectious diseases, saying Sunday that officials should take unprecedented, powerful steps to fight a viral outbreak. (Im Hwa-young/Yonhap via AP) Korsel siaga satu virus corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Korea Selatan, Italia, Iran, dan Jepang masing-masing melaporkan peningkatan kasus virus corona (COVID-19) yang tajam hanya dalam hitungan hari. Korea Selatan misalnya melaporkan 161 kasus virus corona baru pada Senin (24/2/2020) membuat jumlah total kasus ada di angka 763.

Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci melihat kemungkinan dunia saat ini berada di ujung pandemi virus corona. Dr Anthony menjelaskan pandemi sebagai situasi saat penyakit secara konsisten menyebar antarmanusia di area yang luas, negara-negara global.

"Jadi virus corona ini di China disebut epidemi karena awalnya hanya terkonsentrasi di area itu. Namun begitu penyakit menyebar ke negara lain dan penyebarannya ini mampu bertahan, maka kita bisa menghadapi pandemi," kata Dr Anthony seperti dikutip dari CNN, Senin (24/2/2020).

"Saat ini kita jelas ada di ujung pandemi. Nasib kita akan ditentukan oleh kemampuan negara-negara di luar China yang awalnya melaporkan kasus virus corona berkaitan dengan perjalanan namun kini mulai menemukan kasus transmisi lokal," lanjutnya.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan masih ada jendela kesempatan untuk mengendalikan penyebaran virus corona. Tedros meminta partisipasi global karena potensi dampak virus corona yang luas.

"Jendela kesempatan kita untuk mengendalikan virus corona semakin sempit. Kita harus bertindak cepat sebelum jendela kesempatan itu benar-benar tertutup," kata Tedros.



Simak Video "Geser China, AS Jadi Pusat Pandemi Virus Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)