Selasa, 25 Feb 2020 16:11 WIB

Kemenkes RI: SARS-CoV-2 yang Diidap WN Jepang Bentuk Mutasi COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
In this Thursday, Jan. 23, 2020, photo, a staff member wearing a hazardous materials suit hauls a bin at a hospital that reported a coronavirus death in Yichang in central Chinas Hubei Province. China is swiftly building a 1,000-bed hospital dedicated to patients infected with a new virus that has killed 26 people, sickened hundreds and prompted unprecedented lockdowns of cities during the countrys most important holiday. (Chinatopix via AP) Kemungkinan virus corona COVID-19 bermutasi mulai diwaspadai (Foto: Xiong Qi/Xinhua via AP)
Jakarta -

WN Jepang dikabarkan positif virus corona COVID-19 sepulang dari Indonesia. Pria Jepang berusia 60 tahun itu dikabarkan berkunjung ke Indonesia untuk berlibur bersama keluarganya.

Kementerian Kesehatan RI menyebut mendapat laporan dari otoritas Jepang bahwa hasil diagnosa menunjukkan pasien terinfeksi SARS-CoV2. Lalu, apakah berbeda dengan COVID-19?

"Ada hal yang mendasar yang kami terima dari para pakar. SARS-CoV2 ini penyebab COVID-19 seperti yang ditulis oleh WHO, tapi para pendapat lainnya mengatakan ini (SARS-CoV2) adalah bentuk mutasi dari covid-19 yang ditengarai menjadi jinak dengan tanda-tanda minimal," jelas Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr Achmad Yurianto kepada media melalui sambungan telepon di Kantor Kemenkes RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, (25/2/2020).

Saat ini virus corona COVID-19 dikabarkan telah bermutasi. Banyak pasien yang terinfeksi hanya menunjukkan gejala minimal bahkan tak bergejala atau asimtomatik.

"Kalau mau dibedakan silahkan dibedakan tapi kami punya referensi. Kami tidak akan memperdebatkan nama tetapi survailans kita lakukan, tracing dilakukan. Itu yang lebih penting," tuturnya.

Hingga kini berdasarkan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Bali tidak nampak adanya penambahan kasus pneumonia yang dicurigai kontak dengan pasien. Beberapa saat lalu, Kemenkes mendapat laporan dari Jepang keluarga yang bersama denhgan pasien tidak mengalami keluhan.



Simak Video "Respons Tubuh Terhadap Infeksi Virus Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)