Rabu, 26 Feb 2020 11:02 WIB

Kenali Beda Probiotik dan Prebiotik Serta Manfaatnya bagi Pencernaan

Akfa Nasrulhak - detikHealth
Probiotik Foto: shutterstock
Jakarta -

Istilah probiotik dan prebiotik sering dikenal peranannya dalam kesehatan pencernaan. Meski terdengar serupa, keduanya memainkan peran berbeda. Manfaat yang diberikan probiotik dan prebiotik saling mendukung satu sama lain.

Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline Devita menjelaskan probiotik adalah mikroorganisme baik atau flora baik yang ada di usus secara natural untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sementara prebiotik adalah zat yang terdapat pada makanan yang tidak bisa dicerna oleh usus manusia.

"Tetapi, prebiotik bisa menstimulasi peningkatan jumlah probiotik di dalam usus. Dapat disimpulkan bahwa prebiotik adalah 'makanan' bagi probiotik," jelas dr Adeline kepada detikHealth, baru-baru ini.

Keberadaan probiotik dalam usus juga dapat mencegah terjadinya infeksi, alergi, diare, serta memperbaiki pola buang air besar. Selain itu dapat mencegah gangguan pencernaan lainnya seperti gastritis, irritable bowel syndrome, serta kolik.

"Bakteri yang termasuk dalam probiotik di antaranya Bifidobacteria dan Lactobacillus. Makanan yang mengandung probiotik, seperti yoghurt, tempe, dan sop miso," ucapnya.

Sementara prebiotik, sangat baik bagi kesehatan karena bisa meningkatkan jumlah bakteri baik dan menekan pertumbuhan bakteri yang tidak baik. Zat yang bisa diubah oleh prebiotik yakni oligosakarida, seperti inulin, oligofruktosa, dan galaktooligosakarida.

Prebiotik dikatakan juga merupakan serat pangan khusus, bertindak seperti pupuk yang merangsang pertumbuhan bakteri sehat di usus. Prebiotik ditemukan dalam banyak buah dan sayuran, terutama yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti serat dan pati resisten.

"Prebiotik ini juga bisa didapatkan dari ASI, buah-buahan seperti berry, pisang dan alpukat, kacang-kacangan, bawang bombay, bawang putih, bawang merah, bayam, dan asparagus, daun bawang, seledri, pisang, dan sayuran hijau seperti timun, brokoli, dan paprika," beber dr Adeline.

Karena itu, pentingnya memenuhi kebutuhan serat sebagai asupan sehari-hari. Kebutuhan serat yang dianjurkan untuk orang Indonesia berada pada kisaran 20-38 gr/hari bagi pria dan 21-25gr/hari bagi wanita.

Jika Anda sudah mengonsumsi serat namun masih merasa kurang, Anda dapat mencukupi kebutuhan serat itu dengan mengonsumsi Nutrive FiberShot. Minuman ini mengandung 16 sari buah dan sayur untuk membantu memelihara saluran pencernaan. Dengan mengkonsumsi 2 botol Nutrive FiberShot setiap hari dapat membantu memenuhi kebutuhan sumber serat harian.



Simak Video " Nggak Cuma Indah, Bunga Ini Bisa Dibuat Jadi Minuman Sehat!"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)