Kamis, 27 Feb 2020 16:49 WIB

Dampak Virus Corona, Kota di Italia Mendadak Seperti Kota Mati

Yovini Erfan Eke Lamawato - detikHealth
Otoritas di Italia utara memerintahkan penutupan sekolah-sekolah, bar dan tempat-tempat publik lainnya di 10 kota akibat virus corona. Italia bak kota mati imbas corona. (Foto: Ap Photo/Luca Bruno)
Jakarta -

Wabah virus corona baru sudah masuk di sebagian wilayah Eropa, khususnya Italia, yang disebut paling terdampak. Negara yang dikenal modis dan bersejarah ini mendadak sepi wisatawan. Hal ini menjadi wabah terburuk yang melanda Eropa sejauh ini.

Tempat-tempat wisata bersejarah yang biasanya ramai dikunjungi kini menjadi kosong. Jalan-jalan yang ramai kini menjadi sepi.

Tidak hanya itu, acara publik dilarang, bioskop ditutup, layanan gereja, sekolah-sekolah, universitas, dan museum juga demikian. Bahkan pertandingan sepak bola dilangsungkan secara tertutup guna mencegah penyebaran virus corona ini.

Pemerintah telah memberlakukan karantina bagi mereka yang melakukan kontak langsung dengan orang terinfeksi. Total 12 kota dikarantina untuk membatasi lalu-lalang orang masuk.

Stella Kyriakides selaku kepala kesehatan Uni Eropa mengimbau agar orang-orang tetap tenang. Pemerintah Italia disebut sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi hal ini.

"Ini adalah situasi yang memprihatinkan, tetapi kita tidak boleh menyerah pada kepanikan," tegas Kyriakides setelah bertemu kepala regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Menteri Kesehatan Italia.

Kepala Badan Perlindungan Sipil Nasional Angelo Borrelli menjelaskan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 12 dari 11 pada hari sebelumnya. Secara keseluruhan, tercatat ada hampir 420 kasus virus corona saat ini di Italia.



Simak Video "WHO Kunjungi China Pekan Ini untuk Telusuri Asal COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)