Jumat, 28 Feb 2020 13:37 WIB

WHO Ingatkan Jangan Ada Negara yang 'Kepedean' Bisa Bebas Virus Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menggantikan Margaret Chan. Tedros mengingatkan jangan ada negara yang menganggap bisa bebas virus corona. (Foto ilustrasi: REUTERS/Denis Balibouse)
Jakarta -

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengingatkan agar negara-negara harus bersiap menghadapi virus corona (COVID-19). Ia menyebut jangan ada negara yang terlalu percaya diri bisa bebas dari ancaman virus.

"Jangan ada negara yang beranggapan tidak akan mendapatkan kasus. Ini bisa menjadi kesalahan yang fatal," kata Tedros dalam temu media seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/2/2020).

"Virus ini tidak menghormati batas antarnegara, tidak membedakan ras atau etnis, dan tidak memedulikan tingkat pendapatan atau perkembangan suatu negara," lanjutnya.

Tedros lebih jauh menyebut ledakan kasus di Iran, Italia, dan Korea Selatan menunjukkan kemampuan penyebaran virus. Negara-negara yang belum atau baru melaporkan kasus diimbau agar bergerak cepat dan agresif untuk mencegah hal serupa.

"Semua negara harus siap untuk kasus pertama, kluster penyebaran pertama, dan bukti pertama penyebaran di antara komunitas. Harus ada langkah untuk semua skenario tersebut," kata Tedros.

Indonesia sendiri hingga kini belum melaporkan kasus virus corona. Kementerian Kesehatan RI membantah tegas tuduhan miring pemerintah sengaja menyembunyikan kasus.

Sejauh ini dunia melaporkan sudah ada lebih dari 83 ribu kasus virus corona yang terkonfirmasi dan sekitar 2.800 di antaranya meninggal dunia. Menurut WHO jumlah kasus baru belakangan lebih banyak datang dari luar China.



Simak Video "WHO: Perlu Bersiap untuk Pandemi Virus Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)