Jumat, 28 Feb 2020 17:41 WIB

Siswi SMA Jadi Pelampiasan Nafsu Pacar, Ini Tanda 'Kecanduan' Film Porno

Firdaus Anwar - detikHealth
Pria penggila film porno di Bojonegoro punya kalimat sakti saat mengajak pacarnya berhubungan badan. Kepada polisi, ia mengaku sudah dua kali menjadikan pacarnya sebgai pemuas nafsu. AB ditangkap karena nekat menyetubuhi pacarnya yang masih SMA. (Foto: Ainur Rofiq)
Jakarta -

Pria berinisial AB (20) di Bojonegoro, Jawa Timur, ditangkap polisi karena nekat menyetubuhi pacarnya yang masih SMA. Di hadapan penyidik ia mengaku tak kuasa menahan nafsu akibat sering menonton film porno.

"Karena sering lihat film bokep. Jadi saya kepingin mencoba sama pacar di rumah saya yang sepi," ucap AB di Mapolres Bojonegoro, Kamis (27/2/2020).

AB dijerat Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara.

Psikolog Linda Setiawati, MPsi, dari klinik Personal Growth berkomentar orang yang memiliki adiksi film porno memang berpotensi memiliki dorongan atau keinginan untuk melakukan aksi seperti di film. Kemungkinan aksi tersebut lalu makin tinggi bila ada kesempatan yang memungkinkan.

"Hal tersebut bisa terjadi bila seseorang yang memiliki tingkat nafsu seks yang tinggi, tidak mampu mengelola dorongannya, dan melihat ada kesempatan untuk melakukan perilaku seksual yang merugikan," kata Linda saat dihubungi detikcom, Jumat (28/2/2020).

Adiksi atau kecanduan film porno sendiri sebetulnya bukan hal yang diakui dalam buku panduan medis Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM). Namun demikian beberapa riset melihat bahwa orang yang dikatakan kecanduan pornografi bisa memiliki karakteristik seperti bentuk kecanduan lainnya.

Dikutip dari Healthline, seseorang mungkin harus mulai mewaspadai kebiasaan menonton film pornonya bila:

1. Waktu yang dihabiskan untuk menonton film porno semakin bertambah.
2. Merasa ada dorongan kuat harus menonton film porno.
3. Sulit atau tidak melakukan tanggung jawab karena sibuk menonton film porno.
4. Memaksa pasangan untuk menjalani fantasi seks seperti ada dalam film porno.
5. Tak bisa menikmati seks tanpa film porno.
6. Tak bisa berhenti menonton film porno meski tahu mengganggu hidup.



Simak Video "Apa Sih Quarter Life Crisis?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)