Minggu, 01 Mar 2020 09:31 WIB

Satelit NASA Tunjukkan Polusi Berkurang Drastis Gegara Virus Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Citra polusi udara di China yang dipotret satelit NASA. Polusi udara berkurang drastis gara-gara virus corona. (Foto: BBC/NASA)
Jakarta -

Dampak wabah virus corona COVID-19 membuat beberapa kota di dunia, khususnya China, dikarantina. Aktivitas di kota tersebut berkurang drastis dan hal ini tampaknya membawa dampak pada kualitas udara yang jadi lebih baik.

Hasil potret satelit milik Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA) menunjukkan kadar polusi gas nitrogen dioksida berkurang drastis di China. Gas ini menurut peneliti NASA Fei Liu biasanya dihasilkan oleh asap kendaraan dan fasilitas industri.

Satelit NASA Tunjukkan Polusi Berkurang Drastis Gegara Virus CoronaFoto: BBC/NASA

"Ini adalah pertama kalinya saya menyaksikan penurunan dramatis tingkat polusi pada area yang luas karena kejadian tertentu," kata Fei seperti dikutip dari BBC, Minggu (1/3/2020).

Menurut NASA biasanya tingkat polusi memang akan berkurang setiap awal tahun akibat perayaan imlek. Namun demikian hal tersebut tidak berlangsung lama karena orang-orang akan kembali beraktivitas seperti biasa.

Nah kali ini akibat virus corona kendaraan yang lalu-lalang di jalanan jadi berkurang lebih signifikan.

"Pengurangan tingkat polusi tahun ini lebih signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan lebih lama," ungkap Fei.

"Sejujurnya saya tidak terlalu kaget karena banyak kota di seluruh dunia telah mengambil langkah untuk meminimalisir penyebaran virus," pungkasnya.



Simak Video "Yang Harus Dilakukan Jika Tak Bisa Cium Bau Seperti Gejala Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)