Senin, 02 Mar 2020 10:00 WIB

4 Kasus Positif Virus Corona COVID-19 yang Punya Riwayat Mampir Indonesia

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumlah korban jiwa imbas virus corona terus bertambah. Hingga hari ini, Rabu (19/2) korban tewas akibat virus itu mencapai lebih dari 2 ribu orang secara global Daftar WN asing positif corona yang sempat mampir ke Indonesia. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Baru-baru ini dikabarkan WN Jepang yang positif terinfeksi COVID-19 di Malaysia sempat melakukan perjalanan ke Indonesia. Wanita tersebut berusia 41 tahun dan diketahui bekerja di Malaysia.

Sebelumnya diberitakan tiga WN asing yang juga positif terinfeksi COVID-19 sempat mengunjungi Indonesia. Berikut daftar WN asing positif COVID-19 yang sempat berkunjung ke Indonesia:

1. WN Jepang di Malaysia positif COVID-19, pernah ke Indonesia

Menurut laporan Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah, WN Jepang yang positif terinfeksi COVID-19 pada (27/2/2020) ini mengunjungi Indonesia di awal Februari lalu. Meski begitu belum ada informasi lebih lanjut terkait tanggal dan detail riwayat perjalanan WN Jepang tersebut selama ke Indonesia maupun Jepang.

"Tes untuk mendeteksi COVID-19 diambil pada kasus ini dan dikonfirmasi positif pada 27 Februari 2020. Dia sekarang dirawat di bangsal isolasi Rumah Sakit Kuala Lumpur," kata Dr Noor.

Saat dimintai keterangan terkait WN Jepang tersebut, Sekretaris Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Achmad Yurianto menegaskan sudah melakukan tracking. "Sudah ditracking (dilacak). Tapi saya belum dapat laporan terkait detailnya. Nanti kalau sudah ada detailnya baru saya bisa share," jelasnya saat dihubungi detikcom, Minggu (1/3/2020)



2. WN Selandia Baru positif COVID-19, transit di Bali

WN Selandia Baru berusia 60-an tahun yang terinfeksi virus corona baru dikonfirmasi positif pada (28/2/2020). WN tersebut baru tiba di Selandia Baru pada hari Rabu (12/2/2020) dengan penerbangan Emirates EK450 dari Teheran, melalui Bali.

Menanggapi hal ini, Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Kemenkes RI, dr Achmad Yurianto mengatakan pihaknya sedang menelusuri riwayat penerbangan pasien yang bersangkutan. Masih belum bisa dipastikan apakah benar pasien sempat berkunjung ke Bali atau hanya transit di sana.

"Saya sudah berkali-kali menanyakan ke imigrasi. Di Emirates orang Selandia Baru banyak. Di Indonesia apa transit saja, diam saja di bandara atau keluar, atau ke mana, masih belum tahu. Sudah dikabarkan ke imigrasi sedang di tracking," katanya kepada detikcom, Sabtu (29/2/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Epidemiolog Ingatkan Klaster Super Spreader Saat Malam Tahun Baru"
[Gambas:Video 20detik]