Selasa, 03 Mar 2020 15:14 WIB

Pemerintah Pastikan Tanggung Pengobatan Virus Corona

Trisyana Kurniasari - detikHealth
virus Foto: shutterstock
Jakarta -

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma'ruf mengatakan pelayanan JKN-KIS mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, seperti disebutkan dalam Pasal 52 Ayat 1 (1) Poin (o) tentang Manfaat Yang Tidak Dijamin, disebutkan salah satunya adalah pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa atau wabah. Sehingga penjaminan penanganan virus Corona dilakukan oleh Kemenkes.

"Saat ini Menteri Kesehatan telah menetapkan bahwa virus Covid-19 sebagai wabah atau Kejadian Luar Biasa (KLB). Tentu di luar penyakit/pelayanan kesehatan akibat virus Covid-19 dan kasus suspect virus Covid-19, tetap dijamin BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tutur Iqbal dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2020).

Saat ini BPJS Kesehatan telah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan terkait, sehingga peserta tak perlu ragu untuk mengontak Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) apabila membutuhkan.

"Kami mengimbau khususnya FKTP untuk lebih memberikan perhatian khusus terhadap peserta JKN-KIS yang menunjukkan gejala-gejala yang terindikasi diagnosis penyakit akibat virus Covid-19. FKTP juga diharapkan lebih proaktif untuk memantau kondisi kesehatan peserta JKN-KIS, mengingatkan serta memberikan edukasi terkait penerapan pola hidup bersih dan sehat. Hal tersebut merupakan salah satu komitmen FKTP yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," papar Iqbal.

Masyarakat juga diimbau untuk terus menerapkan pola hidup bersih sehat sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penularan penyakit tersebut.

"Membiasakan diri makan makanan sehat seperti buah dan sayuran, minum air putih, mencuci tangan sebelum makan, olah raga dan istirahat cukup saat ini penting dilakukan agar daya tahan tubuh kita kuat untuk menangkal ancaman virus dan penyakit. Selain itu, gunakan masker apabila memang sakit agar tidak menularkan ke orang lain," ujar Iqbal.

Sebagai informasi, pemerintah menetapkan sistem pembiayaan pelayanan kesehatan akibat virus Covid-19 atau virus Corona. Hal ini ditetapkan pada 4 Februari 2020 lalu dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 tentang Penetapan Infeksi Corona Virus sebagai Penyakit Dapat Menimbulkan Wabah dan Penanggulangannya oleh Menteri Kesehatan.

Segala bentuk pembiayaan dalam rangka upaya penanggulangan sebagaimana yang dimaksud diktum kedua dibebankan pada anggaran Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi diktum kedua Kepmenkes.



Simak Video "Banyak Jalan Menuju Sehat Hanya Dari Rumah"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)