Rabu, 04 Mar 2020 21:00 WIB

Sering Ngorok Saat Tidur? Waspadai Risiko Kematian Mendadak

Siti Masluha - detikHealth
Sources of saturated fats Sederet bahaya tersembunyi dari kebiasaan tidur ngorok. (Foto: iStock)
Jakarta -

Ngorok atau mendengkur saat tidur sering dianggap sebagai kebiasaan yang sepele bagi sebagian orang. Ada juga yang menganggap ngorok sebagai tanda tidur yang nyenyak karena terlalu lelah beraktivitas.

dr Andreas Prasadja, RPSGT, praktisi kesehatan tidur di Snoring and Sleep Disorder Clinic, mengatakan bahwa mendengkur dapat mengakibatkan hipertensi, stroke, jantung, depresi hingga kematian.

Menurut dr Andreas, ini disebabkan karena napas yang berhenti berkali-kali dengan mendengkur saat tidur. Napas yang berhenti berkali-kali saat tidur ini juga akan membuat orang terbangun berkali-kali tapi tidak sampai terjaga.

"Mendengkur saat tidur membuat napas terhenti berkali-kali dan ini sangat berbahaya, bisa menyebabkan hipertensi, stroke, jantung dan kematian," ujar dr Andreas saat ditemui di The Maj, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).

dr Andreas juga mengatakan, mendengkur membuat kualitas hidup menjadi buruk. Karena dengan kita terbangun berkali-kali saat tidur berarti sudah memotong proses tidur kita dan membuat kita sering mengantuk serta mudah emosi keesokan harinya.

"Terbangun berkali-kali karena mendengkur saat tidur berarti sudah memotong proses tidur sehingga hipersomnia atau mudah mengantuk yang artinya buruk untuk kualitas hidup," jelas dr Andreas.



Simak Video "BPOM Akan Cabut Izin Darurat Vaksin COVID-19 Jika Terlalu Berisiko"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)