Jumat, 06 Mar 2020 07:30 WIB

Masker Bekas Sebaiknya Digunting Sebelum Dibuang, Ini Alasannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Siswa di Thailand ramai-ramai mengenakan masker saat mengikuti ujian masuk sekolah menengah. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona. Masker bekas sebaiknya dihancurkan sebelum dibuang (Foto: AP Photo/Sakchai Lalit)
Jakarta -

Banyak diburu masyarakat akibat virus corona COVID-19 membuat masker mengalami kelangkaan di pasaran. Tentu hal ini bisa saja dimanfaatkan oleh beberapa oknum untuk meraup keuntungan, salah satunya adalah mendaur ulang masker bekas agar bisa dijual kembali.

Menurut dokter spesialis okupasi dari departemen ilmu kedokteran komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr dr Dewi Sumaryani Soemarko, MS, SpOk, masker yang telah digunakan sebaiknya dirusak terlebih dahulu sebelum dibuang.

"Orang Indonesia itu sangat kreatif, jadi artinya masker yang sudah dipakai itu kamu rusak-rusak kalau perlu dirobek-robek supaya tidak bisa digunakan dan diolah lagi," kata dr Dewi, Kamis (5/3/2020).

Menurutnya masker bekas yang didaur ulang, jika digunakan kembali bisa menyebabkan berbagai macam penyakit.

"Misalnya kebetulan yang bekas pakai masker itu orang sakit TBC atau infeksi paru kan semua (virus) itu di situ. Artinya kalau sampai seperti itu kita malah menghirup (virus) lagi," tuturnya.



Simak Video "Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan saat Pakai Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)