Senin, 09 Mar 2020 10:28 WIB

Soroti Kematian akibat DBD di Sikka, Menkes: Kita Terlalu Sibuk Urus Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menkes Terawan terus memantau kondisi 2 WNI yang positif virus corona. Kondisi kedua orang itu pun dilaporkan cukup baik. Menkes RI, Terawan Agus Putranto. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto, akan bertolak Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka terus melonjak dan telah makan banyak korban.

"Ini sangat serius mengenai demam berdarah. Ini sudah 2,116 di NTT (Nusa Tenggara Timur). 31 (meninggal) itu banyak banget," ujar Menkes saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Senin (9/3/2020).

Jumlah kematian akibat DBD sejak Januari 2020 tercatat sebanyak 31 jiwa. Terbanyak di Kabupaten Sikka dengan korban meninggal 13 orang.

"Mohon doanya, Kalau ini tidak diatasi dengan baik, akan membuat hal yang tidak nyaman. Kita terlalu sibuk dengan corona. Inilah yang justru mematikan, bayangkan dalam berapa hitungan bulan dan hari," ucapnya kemudian.

Selain di Sikka, Menkes juga akan melakukan kunjungan ke daerah lain yang angka kasus penularan DBD cukup tinggi. Di musim penghujan yang identik dengan banyaknya sarang nyamuk, Menkes mengingatkan agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

"3M itu dilakukan lah termasuk membersihkan lingkungan. Jangan sampai ada air tergenang disekitar rumahnya. Itu sudah hal yang baik untuk cegah demam berdarah," pungkasnya.



Simak Video "dr. Reisa Ingatkan Bahaya DBD di Tengah Pandemi COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)