Senin, 09 Mar 2020 14:46 WIB

Relawan Dibayar Rp 65 Juta untuk Jadi Percobaan Vaksin Virus Corona

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19. Ilustrasi virus corona (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Hingga kini para ilmuwan di dunia saling berlomba-lomba untuk menemukan vaksin dari virus corona COVID-19. Bahkan perusahaan layanan pengembangan klinis asal Inggris, Hvivo rela membayar Rp 65 juta untuk para relawan yang bersedia menjadi bahan percobaan pembuatan vaksin.

Mengutip dari Mirror, nantinya relawan yang bersedia menerima Rp 65 juta akan disuntik virus dan dikarantina selama dua minggu di Queen Mary BioEnterprises Innovation Centre di Whitechapel, London, Inggris.

Rencananya Hvivo akan melakukan percobaan ini kepada 24 sukarelawan. Mereka akan disuntik dengan dua jenis virus yang umum tetapi tidak terlalu berakibat fatal, yaitu strain virus 0C43 dan 229E dalam waktu yang bersamaan.

Diperkirakan kedua strain virus tersebut akan menyebabkan gejala pernapasan ringan yang jauh lebih parah dari COVID-19.

Meskipun 0C43, 229E, dan COVID-19 adalah jenis virus yang berbeda, diperkirakan vaksin dari ketiga virus itu dinilai dapat dikembangkan secara bersamaan setelah percobaan kepada 24 relawan dilakukan.

Namun hingga kini Hvivo masih menunggu persetujuan dari Badan pengawasan Obat dan Produk Kesehatan Inggris untuk dapat melakukan penelitian ini.



Simak Video "Seputar Uji Klinis Vaksin AstraZeneca yang Terus Dilanjutkan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)